KMJR Cilegon Ditempa Pasir Pantai, ASTAM Kudu Waspada




IJL.Com- Pelatih ASTAM, Sopian Hadi sadar betul dengan motivasi berlipat yang dibawa Ksatria Merak Junior (KMJR) Cilegon. Dikuras jadwal padat, M Nur Habib dan kawan-kawan ogah tersandung pasir pantai.

ASTAM semakin pede menatap laga perdana di kompetisi IJL Mayapada U-13. Sejauh ini tim yang bermarkas di Pondok Cabe, Tangerang Selatan itu terus mencapai kondisi puncaknya. Ibarat baterai benar-benar full charge.

"100 persen, kondisi anak-anak dan kesiapan mereka sudah 100 persen," tegas pelatih ASTAM, Sopian Hadi.



Namun sang pelatih dituntut harus lebih jeli agar anak asuhnya tidak tersandung. Akhir pekan nanti, jadwal super sibuk harus dilakoni ASTAM. Keringat anak-anak Tangerang Selatan akan jauh lebih dikuras.

Hal ini yang membuat Sopian terus putar otak. Tentu ia tidak mau saat sampai di Stadion Mini Cisauk, anak asuhnya malah kehabisan bensin.

"Kami super sibuk akhir pekan nanti. Ada dua kompetisi besar yang harus diikuti anak-anak. Ya itu saja sih kendalanya, sebagai pelatih harus lebih jeli," ujar pelatih kiper Persija Jakarta U-16 itu.



Entah kebetulan atau tidak, lawan yang dihadapi ASTAM nanti yakni KMJR  mengalami nasib yang hampir serupa tapi tak sama. Bedanya, tenaga mereka terkuras lebih karena jarak tempuh Cilegon-Cisauk yang bisa memakan waktu sekitar tiga jam.

Walaupun demikian Sopian mengatakan hal tersebut sama sekali bukan jadi keuntungan untuk ASTAM. Ia bahkan justru makin waspada dengan motivasi ganda yang dibawa anak-anak Cilegon.

"Saya rasa faktor nonteknis tersebut bukan suatu keuntungan untuk ASTAM. KMJR pasti punya perhitungan sendiri dari banyak aspek sampai berani ikut ambil bagian di IJL Mayapada U-13," jelas pemegang lisensi kepelatihan C AFC itu.



"Saya justru makin waspada dengan motivasi berlipat yang mereka bawa jauh-jauh dari Cilegon," tambah Sopian seraya tersenyum.



Sebelumnya di kompetisi manapun, ASTAM dan KMJR Cilegon memang belum pernah bertemu sama sekali. Alih-alih mengeluh buta kekuatan tim lawan, Sopian enggan ambil pusing.

"Ini pertama kali kami bertemu dengan KMJR. Normal saja jika ada lawan yang masih asing, ASTAM tetap konsisten bermain dengan gayanya sendiri," tegas Sopian.


Bak gayung bersambut, KMJR juga siap melayani ASTAM di atas lapangan nanti. Panasnya persaingan juga sudah ada dalam bayangan mereka sejak jauh-jauh hari.

"Sejak awal saya tahu KMJR berada di grup dengan tim-tim yang memiliki nama besar, termasuk sahabat kami ASTAM. Namun demikian Insya Allah siapapun lawannya semaksimal mungkin akan dihadapi dengan optimis," tegas pelatih KMJR, Harmawan Hidayat.



Enggan sembarang sesumbar, KMJR punya modal bagus untuk menekuk ASTAM. Beberapa laga ujicoba terakhir jadi patokan sang pelatih.

"Insya Allah, mental dan fisik sudah benar-benar kami persiapkan. Ujicoba terakhir melawan tim di kelompok U-15 dan U-16, KMJR bisa unggul. Ini modal untuk lebih percaya diri," tegas Awank, sapaan akrab Harmawan Hidayat.


"Sebagai tambahan untuk ketahanan fisik, kami gelar sesi latihan di atas pasir pantai. Kebetulan markas KMJR dekat dengan pantai," tandas Awank.









  • Tags

Top Categories

Popular News

Pembagian Hadiah & Closing Indonesia Junior Angkasa