M Javier Ingin Hentikan Laju Rizki Eka Saputra




IJL.Com- Akan bertatap muka langsung dengan top-skorer IJL Mayapada 2018 (U-9), Rizki Eka Saputra tidak membuat nyali CISS Soccer Skill, M Javier Emeraldy mendadak ciut. Ada beberapa trik yang siap ia gunakan di atas lapangan nanti agar Rizki "bertekuk lutut".

Persiapan maksimal terus dilakukan pemain CISS Soccer Skill U-9, M Javier Emeraldy jelang babak semifinal champions bergulir akhir pekan ini. Label pahlawan tim di fase play-off 12 besar tidak membuat dirinya tinggi hati apalagi sampai besar kepala.

Javier memang menyadari lawan yang akan dihadapi CISS di babak semifinal nanti bukan tim sembarangan. Seperti diketahui mereka akan bersua salah satu calon kuat juara, Pelita Jaya Soccer School.

"Berlatih, berlatih dan terus berlatih. Saya sudah siap melawan Pelita Jaya SS. Sekuat tenaga semoga CISS bisa masuk final," ujar Javier.



Posisi Javier sebagai gelandang bertahan sekaligus pemutus alur serangan lawan memang memaksa dirinya harus lebih banyak menguras keringat saat laga kontra Pelita Jaya SS nanti. Tidak hanya itu, bocah bernomor punggung delapan itu juga punya tugas tambahan menggedor jala gawang lawan lewat skema free-kick andalannya.

Satu yang patut dinanti di atas lapangan nanti tentu adalah pertemuan Javier dengan gelandang serang Pelita Jaya SS, Rizki Eka Saputra. Menarik tentunya menunggu duel pemain dengan gaya permainan yang jauh berbeda tersebut.

Seperti diketahui Javier punya keunggulan dari segi fisik dan dikenal sebagai seorang gelandang petarung. Sementara Rizki adalah sang  fenomena dengan skill-tekniknya yang terbilang ada di atas rata-rata pemain seusianya terbukti dengan 14 golnya sejauh ini.

Walaupun demikian, hal itu tidak membuat Javier ketakutan. Ia meyakini Rizki masih bisa dihentikan.

"Iya saya tahu Rizki, dia hebat karena sekarang kan top-skorer IJL U-9. Tapi saya tidak takut, Javier hanya takut pada Allah SWT dan orangtua," ujar pemain berambut mohawk tersebut seraya tersenyum.


"Saya dan teman-teman optimis bisa bawa CISS unggul dari Pelita Jaya. Semoga gelar juara nantinya bisa dibawa pulang juga," tambah pemain yang mengidolakan Ismed Sofyan itu.





Tidak mau hanya sekadar sesumbar, Javier diam-diam ternyata sudah mengintip gaya permainan Rizki. Sedikit banyak kelemahan lawannya itu sudah ia kantongi. Jelas, ada rasa percaya diri membubung tinggi.

"Ini pertemuan pertama saya dengan Rizki di IJL. Tapi di beberapa pertandingan saya lihat ia sangat berbahaya saat sedang mendribel bola. Karena itu saya harus segera menghentikan pergerakannya di atas lapangan, jangan sampai bergerak bebas," tegas Javier.



"Tunggu saja ya di atas lapangan nanti," tandas Javier seraya tertawa.








  • Tags

Top Categories

Popular News

Pembagian Hadiah & Closing Indonesia Junior Angkasa