M Ridho Amri; La Pulga dari Kota Baja




IJL.Com- Bukan asal cap-cip-cup saat Harmawan Hidayat memutuskan ban kapten KMJR Cilegon mendarat di lengan Muhammad Ridho Amri. Ia menyebut sang playmaker ibarat La Pulga alias Si Kutu merujuk pada bintang Barcelona, Lionel Messi.

KMJR harus mengakui keunggulan ASTAM dengan skor tipis di laga perdana IJL Mayapada U-13 Grup Sensation (21/10). Akhir pekan nanti, anak-anak Cilegon itu sudah siap bangkit. Kebetulan lawan yang akan mereka hadapi juga tengah sama-sama terluka, Stoni Indonesia.

"Untuk evaluasi pasca laga kontra ASTAM, jujur saya belum puas dengan hasil skor yang didapat, permainan anak-anak yang biasa mereka perlihatkan belum sama sekali terlihat tapi maklum mungkin masih demam panggung," ujar pelatih KMJR, Harmawan Hidayat.



"Selain beberapa peluang matang yang terlewatkan, stamina anak-anak juga mudah kendur. Semoga ke depan anak-anak bisa mengatasi itu," tambah Awank, sapaan akrabnya.



Sayang, "awan gelap" menyelimuti persiapan KMJR. Beberapa latihan terakhir, ada saja pemain yang absen latihan. Awank mengaku harus banyak putar otak.

"Kali ini kami akui untuk persiapan sangat kurang akibat padatnya jadwal festival grassroot beberapa hari terakhir sehingga berbenturan dengan jadwal latihan rutin khusus tim IJL. Selasa kemarin saja banyak yang absen," ungkapnya.

"Tapi untuk kondisi anak-anak sih alhamdulillah sejauh ini semakin baik, beberapa pemain inti yang pertandingan lalu tidak bisa hadir karena cedera, sakit dan ada keperluan tapi di laga melawan Stoni Indonesia akan datang semua," tegas Awank.



Salah satu pemain yang akan menjadi andalan Awank di atas lapangan tak lain adalah Muhammad Ridho Amri. Saat laga kontra ASTAM, Amri seringkali membuat bek-bek lawan keteteran dengan pergerakan dengan atau tanpa bolanya. Variatif dari segala sisi.

Sebagai seorang playmaker, Amri juga cukup pintar mengendalikan ritme permainan. Operannya terobosannya yang pendek juga bertenaga benar-benar menjadi poros serangan KMJR. Tidak jarang pula ia kerap tebar ancaman lewat eksekusi bola mati.

Tak pelak, Amri mengingatkan Awank pada sepak terjang megabintang Barcelona, Lionel Messi. Kebetulan keduanya sama-sama punya postur mini.

"Betul, Ridho Amri ini anak yang berbakat. Dengan postur yang tidak terlalu tinggi menjadikannya dapat bergerak dengan lincah sehingga mengingatkan kita kepada Lionel Messi," tutur Awank seraya tersenyum.

"Dia juga selalu mendengar setiap intruksi dari pelatih, dalam kesehariannya Amri itu anak yang sangat menyenangkan, murah senyum dan low profile, tapi tegas sehingga disukai dan dihormati kawan-kawannya," tambah sang pelatih.

MUHAMMAD RIDHO AMRI



Amri perlahan memang terus membuat Awank jatuh hati. Tidak heran, ban kapten KMJR Cilegon mendarat di lengannya.

"Nomor punggung 10 itu dia yang pilih sendiri, saya rasa memang sudah pas. Karakteristik Amri sesuai dengan angka keramat tersebut," ucap Awank.



"Jujur sebenarnya dia kapten kedua, kapten utama kebetulan sempat cedera saat laga kontra ASTAM, tapi setelah melihat di lapangan ternyata Amri mampu juga sebagai leader," tutup Awank.




  • Tags

Top Categories

Popular News

Pembagian Hadiah & Closing Indonesia Junior Angkasa