Memeras Keringat Muhammad Akbar Maalik

by admin on 4 months ago




IJL.Com- Etos kerja Muhammad Akbar Maalik sama sekali tidak pernah membuat pelatih Serpong Jaya U-9, Puad Junaedi ragu. Serba bisa, serba tahan banting.

Muhammad Akbar Maalik jadi salah satu pemain yang namanya begitu diandalkan tim Serpong Jaya U-9 di gelaran Indonesia Junior League (IJL). Nafasnya begitu panjang sebagai pemain belakang, tidak gentar pula saat diberi peran isi pos sektor gelandang. 

Memang saat ini sudah ada 10 gol yang bersarang di gawang Serpong Jaya selama 11 laga IJL U-9 berjalan. Namun hal tersebut sama sekali tidak akan bisa menghapus jejak langkah Akbar. 

Ulet dan tekun, dua kata tersebut cukup melukiskan etos kerja Akbar di skuat Black Panther, julukan Serpong Jaya. Bagi dirinya saat sudah menginjak rumput hijau, tak ada istilah mundur satu langkah pun. Pemain tahan banting? Ya, rasanya tidak berlebihan jika disebut demikian.

Jerih-payah keringat yang tengah diperas Akbar tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pemain bernomor punggung dua itu sadar betul logam besi yang terus ditempa pada kemudian hari nanti akan bernilai jual mahal harganya.

"Akbar ini pemain multitalenta, dia selalu siap ditempatkan di banyak posisi. Etos kerjanya dimulai saat latihan, datang tidak pernah telat, semangatnya menggebu-gebu memang berbanding lurus dengan performanya di atas lapangan," ujar juru taktik Serpong Jaya, Puad Junaedi.



"Bisa dibilang Akbar ini pemain paling ikonik Serpong Jaya U-9, jam terbangnya ada di atas rekan-rekan setimnya. Satu lagi, Akbar juga sering membela tim yang satu level di atas usianya," tambah Puad.



[U9-210719] SERPONG JAYA VS CIPOONDOH PUTRA GALLERY



Baru-baru ini, nama Akbar terpilih sebagai salah satu pemain terbaik pekan kelima IJL U-9. Meski statusnya baru bangku cadangan, hal tersebut diyakini Puad jadi sinyal kuat anak asuhnya tersebut mampu membuat banyak kejutan di laga-laga ke depan.

Proses memang tidak akan pernah mengkhianati hasil. Meski demikian, Puad berharap Akbar tidak hanya berhenti sampai di bangku cadangan. 

"Alhamdulillah, ini semua adalah hasil kerja keras Akbar. Seperti yang saya bilang, ia selalu mengawalinya dari proses latihan sampai ke atmosfer pertandingan. Konsistensi dan semangat menggebu-gebu itu yang bikin Akbar jadi luar biasa," ujar Puad.



"Bukan tidak mungkin dari level cadangan mampu menembus skuat inti. Semoga Akbar tidak cepat puas, perjalanan masih panjang dan beri bukti kalau Akbar memang bisa," tandas Puad.




  • Tags