Pandawa Lima Sihir Penonton

by admin on 1 week ago




IJL.Com- Dua bek dengan determinasi tinggi meramaikan barisan pemain terbaik pekan kedua IJL U-9. Tiga penyerang haus gol menggebarak papan skor, pandawa lima sihir penonton.



Kiper:


Zahranu Azriel Ananta (Serpong Jaya)

Ahran bermain heroik bawah mistar gawang Serpong Jaya, peluang emas tim lawan ia patahkan dengan gagahnya, kiper dengan banyak penyelamatan krusial. Puncak penampilan Ahran ada saat laga melawan ASIOP,  tiga kali super-saves fenomenal dibukukan, ketenangannya saat menghadapi tekanan layak dapat bintang.

ZAHRANU NAZRIEL ANANTA


Bek:


M Kahfi Hadi (M'Private Soccer School)

Pemain yang punya gaya permainan sangat tenang di lini belakang M'Private Soccer School, bek yang paling rajin melakukan intersep, karakteristik benteng terakhir. Disiplin dalam penempatan posisi, berani memainkan bola dari lini belakang jadi nilai tambah untuk Kahfi.




M Rangga Haris (FU15FA Bina Sentra)

Lagi-lagi Rangga menunjukkan konsistensinya sebagai jenderal lini belakang FU15FA Bina Sentra, kokoh, disiplin, tangguh dan punya body balance sangat mumpuni. Sumbang satu gol ke Maesa Cijantung jadi bukti kian pentingnya kontribusi sang kapten, potensinya simpan titik cerah.

u9-21042019-fu15fa-bina-sentra-vs-maesa-cijantung


Gelandang: 


Abercio Al Fadeef (SSJ Kota Bogor)

Gelandang dengan daya jelajah tinggi, penuh determinasi dan enerjik menyisir lapangan, dinamo utama daya ledak SSJ Kota Bogor. Sumbang dua gol spektakuler ke gawang BMIFA, tendangannya begitu akurat hingga berbuah gol terbaik.




Demetrius A (D'Joe FC)

Visi bermain Demetrius bisa dibilang ada di atas rata-rata pemain seusianya, benar-benar elegan dan terlihat sangat dewasa. Sentuhan satu-dua Demetrius punya nilai mahal di atas lapangan berbuah rasa nyaman untuk rekan-rekan setimnya dan cukup memanjakan mata penonton.

u9-21042019-metro-kukusan-vs-djoe-fc


Valdo Putra (Pelita Jaya Soccer School)

Peran sentral Valdo di skuat Pelita Jaya Soccer School semakin tidak terbantahkan, pemain yang paling rajin melepaskan umpan, efektif pula dalam memutus mata rantai serangan lawan. Lebih daripada itu, Valdo tidak hanya seorang pembeda tetapi juga penentu, tidak cukup satu pemain untuk menghentikan pergerakannya.




Aditya Roland Firdaus (Putra Agung)

Lincah dan penuh determinasi tinggi adalah ciri khas Olan sebagai motor penggerak serangan Putra Agung dari lini tengah, dibekali fighting spirit tinggi pula. Satu assist berkelas ia sumbangkan saat laga kontra ASTAM, lebih daripada itu gol penentu ke gawang Indonesia Muda Utara adalah bukti paling sahih, debutan yang punya mental kelas wahid.




M Farras Athala (ASIOP)

Athala bermain aduhai sebagai motor sisi sayap ASIOP, skill-teknik individu menawan ditunjang visi bermain yang cukup apik, tiga pemain lawan sekaligus tak jarang ia lewati. Cetak satu gol ke gawang SoccerED, benar-benar sosok pembeda di skuat Mutiara dari Senayan, aura menawan selalu hadir tiap si kulit bundar mampir di kaki Athala.




Penyerang: 


Galang Arya Maulana (Indonesia Muda Utara)

Pekan kedua lalu Galang sukses membuktikan kapasitasnya sebagai penyerang jempolan, catatkan hattrick ke gawang Abstrax FA, tebar aksi krusial di laga kontra Atlas FC. Aura magis pemain nomor punggung 10, sebarkan energi berlipat-lipat untuk rekan-rekan setimnya khususnya saat mengambil alih serangan.




Fathir Aiman (Cipondoh Putra)

Fathir kembali menunjukkan pesonanya sebagai penyerang haus gol, nalurinya dalam melihat celah ruang kosong benar-benar layak diacungi jempol, cerdik curi momentum. Tak heran ada lima gol ia sumbangkan saat laga kontra Ocean Stars, punya potensi ramaikan perburuan sepatu emas.



M Diego Aslan (Kembangan 8)

Daya dobrak Diego di lini depan Kembangan 8 sudah berhasil membuat jantung pertahanan lawan berdegup lebih kencang, tendangan keras dan punya visi bermain aduhai, rajin melepaskan umpan matang. Tidak salah memang ia disebut sebagai man of the match Kembangan 8 pada pekan kedua lalu.





Pelatih:


Dede Firmansyah (Pelita Jaya Soccer School)

Pelita Jaya terus melaju di trek lurus, dua kemenangan langsung dibukukan salah satunya saat partai big-match kontra Kembangan 8. Rotasi pemain racikan Dede Firmansyah berjalan efektif, bentuk permainan The Young Guns tidak berubah sepanjang 2x12 menit jalannya laga, tetap agresif dan penuh determinasi, terpenting kekuatan tim ia jaga untuk tetap merata. Di satu sisi, ada semacam pembuktian kalau tim asuhannya bukan soal Valdo Putra seorang.

u9-21042019-pelita-jaya-soccer-school-vs-kembangan-8



Cadangan:



Kiper: Rafa Rahman (ASIOP)


Bek: M Saladin (Metro Kukusan), M Geofandra Aprilio (Putra Agung), Abdul Aziz (Kembangan 8), Kafabihi Iza Yusuf (ASTAM), Keanu Aprillio (CISS)


Gelandang: Gavin Achmad (Pro: Direct Academy), M Haidar Azizi (All Star Galapuri), M Gumilang (Remci), Ariendra Daffa (SoccerED), Rayendra Afrizi (Sparta)


Penyerang: Firdaus Nur (BMIFA), Arka Langit (Serpong Jaya), Vellyandru Antou (Maesa Cijantung), M Fathur (GRT Sitanala), Fayyadh Maulana (FU15FA Bina Sentra)


  • Tags