Pemain Pekan Ketiga IJL U-9: Visi Tajam, Tak Kenal Kompromi

by admin on 1 week ago




IJL.Com- Satu penyerang haus gol dan striker dengan visi permainan tajam ditunjang oleh lima gelandang dengan sarat kreativitas tinggi. Tiga bek tak kenal kompromi kian menambah kokoh daftar pemain terbaik pekan ketiga IJL U-9.



Kiper:


Rafiq Shidqia (Alba)

Handal menutup ruang tembak jadi keunggulan Rafiq, tidak hanya refleks tangan, kedua kakinya pun ia gunakan untuk menghalangi finishing pemain lawan. Meski harus kebobolan di laga versus ASIOP, keberanian Rafiq keluar dari sarang gawang demi berperan patut diberi acungan jempol, potensi sweeper modern.

RAFIQ SHIDDIA AL ANSORI



Bek: 


Gahan Adriel Rompies (Young Warrior FA)

Bermain simpel sebagai seorang bek, banyak sapuan bersih dilepaskan oleh Gahan, kuat bertenaga dan tepat sasaran memutus alur serangan tim lawan. Gahan juga sangat disiplin kembali ke areanya, tidak heran Young Warrior FA menorehkan clean-sheet dari tiga laga.




Abercio Al Fadelf (SSJ Kota Bogor)

Di bawah badai serangan Pelita Jaya, Abercio bermain taktis, lugas dan disiplin mengawal lini belakang SSJ Kota Bogor, banyak bloking krusial ia bukukan. Pemain yang paling banyak menguras keringat, pandai juga membakar motivasi rekan-rekan setimnya.




Arina Baihaqi (Pelita Jaya)

Abay kembali menunjukkan konsistensinya sebagai kunci pertahanan Pelita Jaya, banyak memutus rantai serangan balik tim lawan, cekatan dalam duel satu lawan satu. Termasuk tipe bek yang rajin melakukan komunikasi jadi salah satu nilai tambah untuk pemain bernomor punggung 23 tersebut.




Gelandang: 


Decho Alfian (Remci FC)

Decho tampil sebagai fenomena Remci FC khususnya saat membangun serangan tim, cepat dan lincah serta cepat ambil keputusan. Dua gol dicetak oleh Decho sebagai penentu kemenangan atas Pro: Direct Academy.




Fadil Muzaki Islami (Kembangan 8)

Fadil berperan sangat-sangat aktif sebagai motor serangan Kembangan 8, cepat dan taktis sebagai penyambung lini tengah dan depan dengan akselerasi cukup menawan. Sumbang satu gol penentu di laga super big-match kontra FIFA Farmel.




Alvino David (Young Warrior FA)

Motor serangan Young Warrior, visi bermain Vino begitu memanjakan rekan-rekan setimnya, bukan hanya juru gedor namun juga rajin mensuplai aliran bola matang. Torehkan dua gol, salah satunya bernilai emas di laga ketat kontra Putra Agung yang berujung poin penuh.

[U9-230619] SERPONG JAYA VS YOUNG WARRIOR FA


Emery Dhiziazie (ASIOP)

Zie tampil begitu on-fire di sisi sayap kanan ASIOP, sangat cepat, tidak takut duel satu lawan satu, visi permainan sangat mumpuni. Sumbang satu assist berkelas di laga kontra Alba FC, membuka pintu kemenangan ASIOP saat jumpa Abstrax.




Asril Marzuki (GRT Sitanala)

Begitu liar menjelajah ruang pertahanan tim lawan dengan akselerasinya yang cepat dengan manuver tajam, tampil on-fire sulit dihentikan. Sumbang tiga gol, salah satunya begitu menawan ke gawang Cipondoh Putra lewat skema tendangan bebas. 




Penyerang:


Juan Muhammad (Salfas Soccer)

Juan tampil sebagai titik pembeda di lini depan Salfas Soccer, begitu enerjik dirinya membedah dinding pertahanan tim lawan, fighting spirit yang sangat tinggi. Ada enam gol disumbangkan oleh Juan, quattrick ke gawang Indonesia Rising Star dan dua saat jumpa Ragunan Soccer School.

u9-230619-indonesia-rising-star-vs-salfas-soccer


Jovan Moreno (Maesa Cijantung)

Lincah menjemput bola, butuh dua pemain untuk menghentikan laju gerak Jovan di sisi sayap, serangan balik Maesa kerap berawal dari kakinya. Tidak menyumbang gol, tapi ada kontribusi besar dari Jovan terutama saat timnya dalam keadaan tertinggal versus M'Private dan kala kesulitan menjebol gawang Atlas.




Pelatih:


Dwi Haryadi (Kembangan 8)

Selalu ada variasi taktik dan strategi dilepaskan Dwi pada tiap pekannya, tidak heran selalu muncul wajah-wajah segar dalam diri Abdul Azis, Diego Aslan dan kini Fadil Muzaki. Amat tenang memberi instruki untuk anak-anak asuhnya, begitu cair hingga mudah dicerna di atas lapangan. Disiplin dan sigap menjaga sistem rotasi berbuah keseimbangan tim sepanjang 2x12 menit jalannya laga, terbukti dua laga big-match sukses disapu dengan poin sempurna.




Cadangan:


Kiper: Semaliq Naftala (SoccerED)


Bek: Farel Alvaro (Pro: Direct Academy), Abdul Oqodir (Abstrax FA), M Fathir Rabani (GRTS), M Faiq Ihsan (Metro Kukusan)


Gelandang: Raezer Muhammad (ASTAM), Azka Ghaisan (FIFA Farmel), Jazmi (Putra Agung), Raffael Berlian (GMSA), Rafi Septian (Alba FC), Hilman Ahyan (Garec's)


Penyerang: Firdaus Nur (BMIFA), M Ariiq (M'Private Soccer School), M Althaaf Fakhri (Atlas), Ghazi Fatma (Kembangan 8), Marcelino (D'Joe FC)



  • Tags