Pemain Terbaik Pekan Kelima IJL U-11: Melukis Determinasi di Atas Rumput Hijau

by admin on 4 months ago




IJL.Com- Berkaca dari hasil laga pekan kelima IJL U-11, gerbong barisan pemain dengan karakter mewah nan penuh determinasi kelas tinggi mewarnai tiap jengkal lini dari sektor belakang hingga ke depan. Tidak hanya insting gol yang tajam, menyuguhkan aroma berbeda tiap si kulit bundar mampir di kakinya adalah sebuah nilai jual mahal.



Kiper:


Dominic Matthew Sutton (Young Warrior FA)

Dominic bermain dengan apik di bawah mistar gawang Young Warrior FA, khususnya di laga kontra Putra Sejati ada banyak penyelamatan krusial ia bukukan, salah satunya saat menahan bola sepakan keras Valentino Febri dengan kedua kakinya. Selain itu, Dominic juga dibekali tingkat akurasi tendangan gawang yang keras dan terukur, cukup efektif membedah pertahanan lawan.




Bek:


M Fajar Arnuansyah (CISS)

Eksekutor tendangan bebas kelas wahid, akurasinya begitu tajam dan sangat sulit dibaca oleh kiper lawan, terbukti ada "gol emas" ia torehkan ke gawang Pelita Jaya. Lebih daripada itu, kedisplinan Fajar sebagai jenderal lini belakang CISS adalah faktor utama paling besar.




Rama Apriansa (B24HABS)

Pemain dengan fisik prima, penuh determinasi tinggi, tiap jengkal lapangan ia babat dengan daya juang luar biasa, reading the game Rama juga termasuk yang terbaik di kelasnya. Mampu membendung Rakha Lubis, game-maker Salfas Soccer, taktis dan simpel dalam memutus rantai serangan lawan.




Alvin Oktora (Maesa Cijantung)

Meski gagal menghindarkan timnya dari kekalahan saat jumpa FU15FA Bina Sentra, Alvin terus dan kembali membuktikan kualitasnya sebagai bek sentral dengan kualitas jempolan, tanpa kompromi, rajin melepaskan intersep dan sapuan bersih, reading the game sangat mumpuni. Ia juga pandai memberikan motivasi untuk rekan-rekan setimnya, bek sentral yang tahan banting.




Gelandang:


M Ridwan (Giras)

Tingkat kematangan Ridwan melepaskan tendangan-tendangan jarak jauh semakin tinggi dari pekan ke pekan, tidak hanya keras namun juga kerap membuat penjaga gawang lawan mati langkah, laga kontra Stoni Indonesia jadi bukti sahih. Sebagai seorang kapten, ia juga bisa membakar motivasi rekan-rekan-rekan setimnya, senjata tambahan Giras jika sedang dalam keadaan tertekan.




Ehud Mischa Efruan (Tajimalela FA)

Bermain penuh determinasi di lini tengah Tajimalela FA, menjadi jembatan kokoh di lini tengah sekaligus depan Panser Bekasi. Tiga gol ke gawang Java Soccer Academy hanya sebagai pelengkap, selebihnya Ehud mampu bermain stabil perihal tugasnya sebagai jangkar Tajimalela.




Adji Catur (Alba FC)

Total ada lima gol diborong oleh Adji, sebagai pemain yang muncul dari lini kedua catatan itu tentunya adalah sesuatu hal istimewa, intuisinya memecah keheningan patut mendapat apresiasi tinggi. Bermain stabil sepanjang 2x12 menit, sukses merebut dominasi lini tengah saat jumpa FIFA Farmel, terbukti ada hattrick dibukukan.




Miroslav Fernando (FU15FA Bina Sentra)

Jadi pemain yang paling sering dijatuhkan oleh bek lawan adalah salah satu bukti betapa bahayanya Miro di sektor lini sayap FU15FA Bina Sentra, fighting spirit tinggi dibekali insting kuat maka tidaklah heran ia kerap menjadi pembeda pada setiap jengkal lapangan. Agresif dan penuh determinasi membuat Miro tak terbendung dalam tiga laga sekaligus.




Penyerang: 


Akmal Rusdiansyah (Salfas Soccer)

Lagi-lagi dan kembali, Akmal terus membuktikan tajinya sebagai penyerang dengan karakteristik unik di kompetisi IJL U-11. Bukan hanya naluri dan intuisinya golnya yang tajam, ia juga pelayan yang baik untuk rekan-rekan setimnya, striker paket komplet.




Fay Azhar (ASTAM)

Pemain yang punya intuisi gol sangat tajam meski mendapat kawalan ketat dari dua pemain lawan, rajin menjemput bola dan membuka ruang untuk rekan-rekan setimnya membuat Fay menyumbang kontribusi ganda di lini depan ASTAM. Jeli dalam penempatan posisi, cerdik memanfaatkan kesempatan sekecil apapun.



Adli Ari Saputra (D'Joe FC)

Total ada tujuh gol yang diciptakan Adli di pekan kelima lalu, lima ke gawang Remci dan dua ke gawang Putra Sejati. Terpenting adalah bagaimana cara Adli mencatatkan namanya di papan skor, striker yang lihai mencari ruang, sigap dalam keluar dari barikade tekanan pertahanan lawan, insting gol selalu bicara.




Pelatih:


Nandarboro (FU15FA Bina Sentra)

Pelatih yang sangat atraktif dan cukup enerjik memberikan instruksi untuk anak-anak asuhnya, pintar membaca arus permainan, rotasi tetap kokoh jadi pegangan guna meraih rentetan hasil maksimal. Racikan formula Nandarboro lewat poros Ahmad Falih-Miroslav Fernando juga cukup memanjakan penonton, tidak hanya indah namun juga penuh determinasi tinggi, haus serangan dan gol. Nandarboro juga punya attitude positif dari pinggir lapangan yang bisa menjadi contoh untuk anak-anak asuhnya di tengah atmosfer pertandingan seketat apapun.




Cadangan:


Kiper: Adinata Rifqy (FU15FA Bina Sentra)


Bek: Rafi Al Ghani (Garuda Muda Soccer Academy), Ikram Ibrahim Nuna (Pelita Jaya Soccer School), Arzi Maulana (SS Gagak Rimang), Sebastian Putra Nurjaman (GRT Sitanala), Taffarel Daviano (Alba FC)


Gelandang: Ocean Erwin (Pro: Direct Academy), Yardan Delfaifuzz (Putra Sejati), Faris Yusuf (ASIOP), Gabriel Karnadi (Ocean Stars), Muhammad Badaruddin (Serpong Jaya)


Penyerang: Alfian Kyan Prasetyo (Salfas Soccer), Irsyad Syah Haidar (All Star Galapuri), Ahmad Ibnu Noval (Indonesia Muda Utara), Aldy Almas Barreq (FIFA Farmel), Fabian Aviliano (Young Warrior FA)


  • Tags