Pro: Direct Academy Tepis Keraguan




IJL.Com- Pro: Direct Academy (PDA) jadi aktor utama di balik drama pekan kesembilan laga IJL Mayapada U-13 Grup Phenomenon. Tepis segala keraguan, mandi keringat berbuah senyuman.

PDA tampil kesetanan kala jumpa Serpong Jaya. Bermain sebagai tim non-unggulan berkaca dari tabel klasemen membuat langkah mereka terasa lebih ringan.

Hasilnya tidak main-main, Serpong Jaya yang notabene saat itu adalah runner-up klasemen sementara Grup Phenomenon dibuat tak berdaya. Ya, ada skor tiga gol tanpa balas.

Tanpa bermaksud mengecilkan peran pemain lainnya, kreator serangan PDA yakni Eros Darmawan benar-benar pantas untuk "naik panggung". Tidak ketinggalan insting tajam sang penyerang, Zaidan Zuhayr kembali terlihat, begitu agresif mengobrak-abrik bala pertahanan Serpong Jaya.

"Kalau soal hasil di papan skor pasti cukup puas. Tapi lebih daripada itu saya lebih salut dengan respon anak-anak bagaimana rasa percaya diri mereka mampu mematahkan dua catatan minor di laga sebelumnya," jelas sang pelatih, Nur Ichwan.



Menepis segala keraguan, itu memang yang disebut Iwa, sapaan akrab Nur Ichwan saat melihat kinerja anak asuhnya di atas lapangan. Bukannya tanpa sebab karena dia dua laga sebelumnya mereka tergopoh-gopoh kala dibungkam Laskar Pelangi dan Indonesia Rising Star.

"Anak-anak bisa menepis keraguan soal performa mereka, di dua laga sebelumnya kami memang tidak bisa berbuat banyak," ujar Iwa.





"Jawabannya adalah di laga melawan Serpong Jaya ini," ujar juru taktik yang baru saja mengantongi lisensi kepelatihan C AFC tersebut.





Meski demikian bicara fakta di atas lapangan, tidak mudah begitu saja jalan PDA untuk membungkam Serpong Jaya. Harus diakui, pada babak kedua mereka amat keteteran menahan gempuran Black Panther. Penuh lika-liku, harus rela menderita.

Bukannya tanpa sebab, faktor fisik jadi alasan utama. Seperti diketahui, PDA hanya membawa dua pemain di bangku cadangan.

Namun sekali lagi, tekad besar sudah mereka usung di atas lapangan. Tak lupa kejelian Iwa menyusun taktik juga patut diberi apresiasi. Alhasil banjir keringat berbuah poin penuh.

"Cuaca yang sangat panas dan kekurangan pemain benar-benar menjadi ujian paling besar. Compact defense jadi pilihan untuk anak-anak di tengah serbuan Serpong Jaya," jelas Iwa.





"Tapi kemenangan ini sebenarnya juga terbantu dengan tiga gol yang dicetak anak-anak pada babak pertama. Saya sebenarnya terkejut dengan catatan tersebut tapi lebih senang lagi semua prosesnya golnya adalah buah manis latihan," jelas pelatih jebolan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta itu.



Namun bukan Iwa nampaknya kalau cepat puas. Libur kompetisi IJL Mayapada U-13 selama dua pekan ke depan akan jadi kesempatan bagi dirinya untuk melakukan evaluasi secara lebih mendalam.

"Saya selalu ingatkan ke anak-anak dalam menjaga maintenance selama liburan, rencananya baru awal tahun kami berkumpul untuk menggelar sesi latihan lagi. Rasanya penting agar sentuhannya tetap terjaga saat kompetisi kembali berjalan," ujar Iwa.





"Saya tidak mendewakan kemenangan sebenarnya tapi lebih pada progres individu pemain tiap pekannya dan melawan Serpong Jaya ada banyak nilai positif didapat," tutupnya.



  • Tags

Top Categories

Popular News

Pembagian Hadiah & Closing Indonesia Junior Angkasa