Rifky Pohan Kangen Cetak Gol

by admin on 4 months ago




IJL.Com- Semenjak menginjakkan kaki di rumput Nirwana Park Sawangan, Muhamad Rifky Afriza Pohan masih "betah" puasa gol. Pelampiasan terbaik ia bidik di laga kontra Maesa Cijantung.

Terakhir kali berlaga di gelaran Indonesia Junior League U-13 pada dua bulan lalu tepatnya 20 April bisa jadi masalah tersendiri untuk Serpong Jaya pada laga kontra Maesa Cijantung di babak fase knock-out 16 Besar, Sabtu (13/7). Setidaknya Black Panther harus belajar dari Garec's yang hampir saja dipaksa gigit jari oleh KMJR Cilegon.

Tak mau terlambat panas, persiapan Serpong Jaya terus digeber secara lebih intens. Ya, tidak ada lagi istilah "demam panggung" di babak sistem gugur.

Seperti yang diungkapkan oleh playmaker mungil Serpong Jaya, Rifky Pohan. Ia meyakini seluruh armada Black Panther sudah siap menuju medan pertempuran.

"Persiapannya sudah cukup lumayan, latihan intensif dan tambah sparring partner lewat laga uji coba," ujar Pohan.



"Lumayan deg-degan sih sebenarnya karena ini sudah memasuki babak sistem gugur," tambahnya lagi.



Selain ingin membawa timnya melaju ke babak perempatfinal, Pohan juga diselimuti misi tambahan saat jumpa Maesa. Buka puasa gol, target itu yang kini tengah ia bidik.

Pohan sendiri terakhir kali mencetak gol pada laga melawan Ragunan Soccer School (9/3) saat gelaran IJL masih berlangsung di Stadion Mini Cisauk. Tiga laga terakhir, rumput hijau Nirwana Park Sawangan bisa dibilang masih belum terlalu bersahabat dengan dirinya.

Pohan memang jadi harapan Serpong Jaya untuk menambah opsi menggedor jala gawang lawan. Seperti diketahui saat ini, striker andalan Black Panther yakni Randi Ilham terus mendapat pengawalan super ekstra ketat dari bek lawan, betul-betul diisolasi lewat zona defense.

"Kangen, kangen sekali bisa bikin gol. Tapi saya sadar saat ini belum bisa menaklukkan rumput Sawangan, butuh adaptasi dengan lapangan baru. Selain itu ya lawan yang ditemui terus bertambah kuat," ujar Pohan.



"Andaikan bisa mencetak gol di laga melawan Maesa, saya hanya ingin selebrasi sujud syukur kepada Allah. Bersyukur karena masih diberikan kesempatan memperlihatkan performa terbaik," tambahnya lagi.



Meski demikian, Pohan sadar dirinya tidak boleh terlalu bernafsu melampiaskan hasrat mencatatkan nama di papan skor. Ia paham betul Maesa juga punya karakteristik permainan menyerang kelas wahid.

"Saya sudah lihat Maesa lewat video rekaman pertandingan. Ada satu pemain yang paling jadi pusat perhatian kami yaitu Saubyhaky Putra," tandas Pohan.


Saubhykay "Putnaldo" sendiri tengah berada pada performa terbaiknya pasca sembuh dari cedera. Di laga terakhir, rumput hijau Nirwana Park Sawangan ia buat bergetar dengan dua gol ciamiknya ke gawang KMJR Cilegon.

  • Tags