Armen Bakir Tidak Lupa Merebut Hati Anak Asuh




IJL.Com- Pelatih Pelita Jaya Soccer School U-13, Armen Bakir ternyata punya banyak kiat untuk merebut hati anak-anak asuhnya. Jangan gengsi untuk berdiri sejajar adalah kunci.

Jeda kompetisi Indonesia Junior League selama bulan puasa otomatis memaksa banyak pelatih untuk memutar otak lebih kencang. Terpangkasnya frekuensi latihan adalah keniscayaan yang tak bisa bisa dihindari.

Pelatih Pelita Jaya Soccer School U-13, Armen Bakir sudah punya hitung-hitungan guna menjaga stabilitas permainan anak-anak asuhnya selama jeda kompetisi. Handaru Tri Hanugra dan kawan-kawan rasanya tak perlu khawatir jadi turun mesin begitu peluit kick-off memanggil.

"Satu pekan di awal puasa, kami sempat libur. Selepasnya sampai hari ini latihan kembali berjalan. Menunya lebih kepada menjaga sentuhan bola diimbangi sedikit sisi kecepatan agar tidak hilang performa di laga-laga sebelumnya," ujar Armen.



Armen juga meyakini, performa yang tetap terjaga kuncinya tidak melulu berpatokan dengan sekelumit corat-coretan di papan strategi. Merebut hati anak asuh jelas tak kalah penting.

Bagi Armen tak ada istilah gengsi untuk duduk sama tinggi dan berdiri sama rendah meski rentang usia jauh berbeda. Secara pribadi, skuat 'The Young Guns' lebih dari sekadar barisan prajurit rumput hijau namun ikatan keluarga harmonis.

"Tetap berada di tengah anak-anak saat latihan, kadang saya buat agar posisi ini sama dengan mereka. Saya ingin ikut tenggelam dalam gairah yang sedang pemain rasakan," jelas Armen.



"Bahkan setelah latihan pun saya tetap intens bertukar pesan dengan beberapa pemain yang dimana isinya tidak melulu soal sepak bola. Sering pula ada lempar canda, intinya saya buat anak-anak ini tetap bahagia ketika berada di samping saya," sambung Armen.





Seperti diketahui, selepas masa puasa, Pelita akan dihadapkan sengitnya aroma fase knock-out 16 Besar. Duel kontra Garuda Junior menjadi ujian selanjutnya untuk anak-anak 'The Young Guns'.

Kapasitas Garuda Junior diakui sepenuhnya oleh Armen. Namun bukan Pelita namanya jika terlalu cepat lempar handuk.

"IJL musim ini, Pelita Jaya menerjunkan tim di semua usia (U-9, U-11 dan U-13) dan alhamdulillah semuanya lolos ke fase bergengsi. Artinya ada perkembangan dari program latihan yang diteruskan dari pelatih ke anak-anak," tegas Armen.



"Siapa yang tidak kenal Garuda Junior, tim dari Grup B yang tidak pernah kalah selama babak penyisihan grup disokong materi pemain sangat bagus dari segi postur dan skill. Namun jelas mereka bukan tanpa kelemahan pastinya, nah dari situ pula akan kami cari dan semoga bisa dimanfaatkan," tandas Armen seraya tersenyum penuh arti.




  • Tags