Bosan Jadi Juru Kunci, B24HABS Kirim Sinyal untuk Stoni




IJL.Com- Kekalahan telak dari Cipta Cendikia FA bak cambuk positif untuk anak-anak B24HABS. Kontra Stoni Indonesia saatnya menebus "dosa", tinggalkan pos juru kunci.

Misi B24HABS mendulang poin saat laga versus Cipta Cendikia FA tidak berjalan sesuai rencana. Sempat menggigit di awal pertandingan namun apa mau dikata gol penalti M Rafly Ikram Selang disusul aksi back-heel Zildjian Ahmed Abu Bakar membuat mental anak-anak Depok ambruk.

Alhasil Candra Adi Ramadani dan kawan-kawan harus rela dipermak lawannya tersebut dengan skor lima gol tanpa balas. Di atas rumput hijau, B24HABS seperti lesu dan kekurangan darah terhipnotis permainan apik Cipta Cendikia.

"Tidak banyak evaluasi dari laga kontra Cipta Cendikia. Kondisi anak-anak saat itu banyak yang tidak fit atau kurang sehat bahkan ada yang sempat dipaksakan untuk bermain," ujar sang pelatih, M Sukarata.



"Tapi memang saya akui permainan Cipta Cendikia baik sekali dan sangat cantik alhasil seketika mental kami jatuh," sambung Rata.



Ogah mengulangi kesalahan yang sama, Rata sudah bergerak menyiapkan antisipasi. Minggu nanti di pekan ke-16 IJL Mayapada U-13 Grup Sensation, Stoni Indonesia bisa jadi wadah pelampiasan terbaik.

"Insya Allah kami akan bermain lebih baik lagi di laga Minggu nanti. Kondisi anak-anak untuk menghadapi pertandingan melawan Stoni sudah kembali pulih. Mereka harus totalitas karena Stoni bukan tim yang mudah untuk ditaklukan," tegas Rata.







"Di laga uji coba terakhir, Candra Adi dan Abriel Syauqi sudah kembali kepada performanya. Lini belakang makin solid dan lapangan tengah lebih berani bermain cantik," terang pelatih yang mengidolakan juru taktik Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman itu.



Stoni sendiri punya nasib yang tidak jauh berbeda dengan B24HABS. Tim yang bermarkas di Bantargebang, Bekasi itu kini ada di peringkat ke-13 klasemen sementara Grup Sensation, hanya beda satu strip di atas B24HABS.

Pasca meraih poin penuh saat jumpa All Star Galapuri, Stoni memang seperti kehabisan nafas. Apa daya dari tiga laga terakhir mereka harus pulang dengan hasil minor.

Sama-sama tak mau menjalani "peran" juru kunci membuat laga B24HABS versus Stoni dijamin mempunyai daya tarik tersendiri. Tak hanya soal beranjak dari dasar klasemen, peluang melaju ke zona delapan besar juga bukan sesuatu hal yang mustahil jika poin penuh mampu dibawa pulang.

"Kami akan berusaha agar posisi terus merangkak naik. Meski sama-sama di dasar klasemen tidak ada alasan untuk bermain tanpa semangat. Target B24HABS? Sapu bersih poin penuh," tegas Rata.



"Tapi sekali lagi, saya dan anak-anak sadar tidak mudah untuk menundukan Stoni karena mereka pasti enggan menggantikan posisi kami menjadi juru kunci," sambung Rata lagi.



Ketergantungan Stoni pada sosok Audy Laksono Agung Wibowo nampaknya bisa dimanfaatkan anak-anak B24HABS. Bisa dibilang pemain bernomor punggung tujuh itu adalah aktor utama tim dengan jersey kebanggaan merah-merah tersebut.

Meski demikian Rata tidak mau terjebak dengan anggapan itu. Ia meyakini hanya fokus pada satu-dua pemain lawan akan berujung malapetaka di atas lapangan.

"Saya belum terlalu jauh mengamati gaya permainan Stoni," ujar Rata.



"Hari ini kami ada jadwal latihan dan saya akan matangkan finishing anak-anak. Kami tidak boleh fokus kepada satu atau dua pemain andalan Stoni saja, matangkan dan berbenah diri dari sisi internal tim akan lebih baik," tandas Rata.



  • Tags