Founder Zenith Apparel Bicara Soal Mental Pembinaan Sepak Bola Usia Dini




IJL.Com- Founder Zenith Apparel, Heru Satria Wibisono tak sungkan mengapungkan harapannya untuk masa depan sepak bola Indonesia dari kacamata pembinaan usia dini. Mental jadi yang paling pertama dan terutama.

Komitmen menjadi batu pijakan Zenith saat memutuskan untuk melebarkan sayap di kancah event pembinaan sepak bola usia dini. Seperti diketahui, apparel lokal asal Kota Bogor, Jawa Barat tersebut resmi menjadi official sponsorship kompetisi Indonesia Junior League (IJL) musim 2022.

Sudah barang tentu, ada harapan muncul dari Zenith yang sudah siap mengawal mimpi besar calon aktor rumput hijau Indonesia. Optimisme Zenith saat menancapkan kuku di level grassroot jelas bukan tanpa alasan kuat.

Seluk beluk dinamika pembinaan sepak bola usia dini mulai diselami. Founder Zenith Apparel, Heru Satria Wibisono langsung menggarisbawahi pentingnya mental sebagai character building.

Seperti slogan Zenith yang berbunyi 'Think Believe'. Ya, selalu ada jalan untuk menjemput titik terang. Mental jadi kunci pertama dan terutama, tak ada kata terlambat demi masa depan sepak bola Indonesia.

"Baru beberapa hari ini saya berdiskusi sangat mendalam dengan Jaino Matos (eks pelatih Persiba Balikpapan) yang kini membesut Pakuan City FC di Liga 3. Intinya kami sepakat pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia pelan-pelan ada peningkatan signifikan," ujar Heru.



"Namun ada yang harus digarisbawahi yakni pembenahan mental yang belum seutuhnya ditanamkan sejak level pembinaan usia dini," tambah Heru.



Heru meyakini, berangkat tanpa mental, secanggih-canggihnya ramuan dari pelatih akan mandek begitu sampai di atas atmosfer pertandingan. Mentalitas bertanding kudu dipupuk bahkan jauh sebelum peluit kick-off dibunyikan.

Kembali lagi, marwah pembinaan sepak bola usia dimana mental juara yang dicari bukan sebatas godaan trofi atau medali. Ya, kalau tidak dari sekarang, mau kapan lagi?

"Fisik, strategi, taktik menurut pandangan saya tidak akan ada artinya jika mental tidak ditanamkan dan ditempa terlebih dahulu," ujar Heru.



"Mental yang saya sebut tentu berkaitan dengan cara pemain bersikap, attitude di dalam dan luar lapangan karena itu yang bakal menunjang karakter permainan serta menambah kepercayaan diri anak-anak," pungkas Heru seraya tersenyum.



  • Tags