Garec's Petakan Kekuatan Indonesia Rising Star

by admin on 1 week ago




IJL.Com- Bertengger di puncak klasemen sementara Grup Phenomenon, Garec's tak mau sekadar numpang lewat. Indonesia Rising Star (IRS) jadi ancaman sesungguhnya.

Tujuh laga dengan catatan lima menang dan dua imbang jadi raihan positif yang dibawa kesebelasan asal Cengkareng, Jakarta Barat, Garec's di kompetisi IJL Mayapada U-13. 24 poin mereka dulang, ganjaran puncak klasemen untuk Muhammad Ferdi dan kawan-kawan.

Empat kemenangan beruntun baru saja dibukukan. Terakhir, Ragunan Soccer School jadi korban kedigdayaan tim asuhan Fakhri Rasyid tersebut.

Namun Fakhri meminta anak asuhnya tak larut dalam euforia. Lupakan Ragunan Soccer School, Indonesia Rising Star sudah menunggu di depan mata.

"Alhamdulillah cukup senang dengan status tim pemuncak klasemen tapi tetap tidak boleh cepat puas karena perjalanan masih panjang," ujar Fakhri.



"Sayang memang persiapan melawan IRS terasa kurang maksimal karena kendala cuaca," sesal Fakhri.





IRS sendiri datang dengan modal kepercayaan diri yang tinggi. Seakan tidak mau kalah dengan Garec's, dua kemenangan beruntun baru saja dipetik tim asuhan Sulistyo Hartono tersebut.

Inkonsitensi yang selama ini jadi masalah IRS perlahan tapi pasti mulai dibuang jauh-jauh. Poros Fava Sheva-Fauzan Akbar kian bertenaga, M Sakti Pahreji semakin "dekat" mencatatkan namanya di papan skor, jika Goesty Raka Pratama tampil dalam performa terbaiknya alamat bahaya untuk armada Garec's.


Satu nama yang tengah menjadi pusat perhatian tak lain adalah pemain sayap mereka, Dhiwa Zahran. Urusan menggedor jala gawang lawan, Dhiwa semakin menunjukkan kualitasnya. Kiper Garuda Junior dan terakhir Indonesia Muda Utara sudah pernah ia buat bertekuk lutut.

Fakhri begitu paham dengan kondisi IRS yang tengah on-fire. Ia pun sudah melihat dengan mata kepala sendiri gaya permainan Dhiwa dan kawan-kawan.

"Kemarin saya melihat langsung pertandingan mereka. IRS bisa sangat cepat mengalirkan bola ke depan terutama ketika serangan balik, punya penyerang sangat berbahaya ditambah deretan gelandang yang sangat bagus terutama dalam hal mendistribusikan si kulit bundar," jelas Fakhri.







"Saya rasa pertandingan akan berjalan ketat terutama di lini tengah," sambung Fakhri.



Dzuhri Rayyan bisa jadi sosok elementer sebagai jenderal lapangan tengah Garec's untuk menangkal agresivitas IRS. Tak luput dari sorotan tentu penyerang lubang yang sedang naik daun, Daffa Satrio.

Saat disinggung soal top-skorer Grup Phenomenon tersebut, Fakhri enggan berkomentar terlalu banyak. Ia sendiri menekankan tim asuhannya bukan tipe kesebelasan yang mendewakan satu-dua pemain.

"Semua bisa jadi pembeda di tim Garec's tidak hanya Daffa," tegas Fakhri.





"Saya setuju ini disebut sebagai laga pembuktian untuk Garec's. IRS mengincar kemenangan untuk bisa lolos fase knock out, pasti mereka akan bermain semaksimal mungkin," tandas Fakhri.



  • Tags