Jantung Bakti Rosdianto Hampir Copot

by admin on 3 months ago




IJL.Com- Tiga poin yang sudah ada dalam genggaman anak-anak Satria Muda FA lepas seketika. Pujian dilayangkan Bakti Rosdianto untuk juru gedor Garuda Junior, Ervin Suardani.

Drama terjadi lagi di kompetisi IJL U-13. Pada pekan ke-19 Grup Phenomenon, Sabtu (9/3), empat gol menghentak laga Satria Muda FA kontra Garuda Junior. Pertempuran ciamik di atas lapangan, jual-beli serangan ibarat sedang berbalas pantun.

Dalam kurun waktu delapan menit, empat gol tercipta. Tidak salah memang menyebut laga ini dilabeli partai big-match.

Satria Muda sempat unggul dua gol terlebih dahulu lewat aksi Ilham Sidiq dan Ilmi Baihaqi. Sejak peluit kick-off dibunyikan, tim asal Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang itu memang langsung tancap gas.

Namun sayang keunggulan Satria Muda tidak bertahan lama. Alhasil, sang pelatih, Bakti Rosdianto hanya sanggup mengelus dada.

"Kami menguasai pertandingan dari menit awal lalu sempat unggul dua gol, namun sayang karena kesalahan lini belakang yang hilang fokus berujung terjadinya gol-gol balasan dari tim lawan," ujar Bakti.



"Dari hasil mungkin sedikit kecewa karena apabila poin penuh kami bisa merangsek sampai posisi lima klasemen. Tapi secara garis permainan saya puas dengan performa anak-anak," sambung Bakti.





Menyebut satu nama, sosok Ervin Suardani, winger Garuda Junior jadi "biang kerok" kegagalan Satria Muda. Lesatan tajam The Flash sudah berhasil membuat jantung Bakti copot.

"Ervin sangat cepat, pemain belakang Satria Muda lengah soal prinsip bertahan dan tidak dapat membaca kelebihan pemain-pemain lawan khususnya Ervin," terang Bakti.


"Jujur, saya deg-degan saat Garuda Junior bisa menyamakan kedudukan. Sampai sulit bernafas," ujar Bakti seraya tertawa lebar.


Hasil imbang kontra Garuda Junior membuat Satria Muda masih bertengger di peringkat kedelapan klasemen dengan raihan 23 poin dari 10 laga. Secara hitung-hitungan angka, jelas posisi Ilham dan kawan-kawan masih belum aman jika ingin lolos ke fase knock-out.

Masih ada tiga pertandingan sisa di babak penyisihan grup. Bakti meyakini semua laga bagi anak asuhnya adalah partai final.

"Kami langsung geber evaluasi, Minggu pagi kemarin anak-anak latihan berbekal catatan pasca pertandingan kontra Garuda Junior," ujar Bakti.



"Tiga laga terakhir jelas kami akan tampil habis-habisan untuk raih hasil maksimal," tegas sang pelatih.



  • Tags