Marley M Katsor; Gadget No, Gol Yes!




IJL.Com- Disaat anak-anak sebayanya sibuk dengan gadget, maka tidak demikian dengan Marley M Katsor. Ada "candu" yang lebih keren.

Dampak negatif kecanduan gadget pada anak kerapkali membuat orangtua resah. Risiko radiasi, kemampuan psikomotorik berkurang, ketidakstabilan emosi. Duh, masih banyak lagi sebetulnya.

2018 lalu di Bondowoso, perilaku agresif keluar dari seorang bocah yang membenturkan kepalanya ke tembok akibat dilarang orangtuanya bermain gadget. Alhasil, ia harus sampai dirujuk ke rumah sakit poli jiwa.

Namun tidak semua anak khususnya di Indonesia terhipnotis candu gadget. Ada banyak kegiatan lebih positif dilakukan, salah satunya dengan bermain sepak bola.

Penggawa Brazilian Soccer School, Marley M Katsor adalah contohnya. Marley memang unik, saat rekan-rekan setimnya menghabiskan waktu senggang di pinggir lapangan dengan menatap layar gadget namun tidak demikian dengan dirinya.

"Marley sangat sopan di luar lapangan. Yang membuat anak ini unik dia tidak suka main gadget. Lebih suka bercanda dengan rekan setimnya atau bermain yang lain," ujar sang pelatih, Diego Guiliano Tobing.



"Saya tidak pernah bertanya kenapa ia tidak suka main gadget, tapi memang sudah terbiasa sepertinya," tambah Diego.





Saat ini, Marley memang lebih memilih untuk "kecanduan" cetak gol daripada gadget. Tidak percaya? Tiga gol yang ia sumbangkan untuk Brazilian di kancah IJL U-11  jadi buktinya.

Performa  Marley memang jadi bukti betapa pentingnya peran sang gelandang di tubuh skuat Brazilian Soccer School. Faktanya sejak berseragam Tim Samba, pemain bernomor punggung lima tersebut memang sudah begitu menyita mata Diego.

Daya ledak Marley nampaknya sudah ada dalam bayangan Diego sejak jauh-jauh hari. Praktis, tidak ada rasa kaget menghampiri sang juru taktik.

"Sangat beruntung sekali kami memiliki Marley, sejak usai lima tahun ia berseragam Brazilian, tipe pemain yang loyal. Skillnya terus bertambah, tidak heran ia juga jadi andalan di tim sekolahnya," ujar Diego.



"Tiga gol yang dicetak Marley sejauh ini sebenarnya tidak membuat saya kaget karena itu memang sudah spesialisasi dirinya. Dalam beberapa event lain, Marley juga selalu jadi top skor Brazillian," sambung Diego seraya tersenyum.



Diego memang enggan menampik betapa terangnya sinar Marley. Dukungan penuh orangtua jadi tolak ukur yang tak ternilai.

"Sangat besar sekali dukungan dari kedua orangtuanya. Rumah Marley di Cibubur tapi tetap latihan di venue Brazilian yg ada di Lebak Bulus dan juga di tambun. Jadi tidak bisa diukur lagi support dari kedua orangtua Marley," tutup Diego seraya tersenyum.





  • Tags

Top Categories

Popular News

Pembagian Hadiah & Closing Indonesia Junior Angkasa