Masalah Klasik Abstrax FA U-11 Mulai Teratasi, Sang Kiper Siap Unjuk Gigi

by admin on 1 year ago




IJL.Com“Krisis” kiper yang sempat dialami Abstrax FA U-11 perlahan-lahan sudah mulai terlewati. Sang pelatih, Adi Nurhidayat sudah mantap memberi mandat ke anak asuhnya yakni M Raghib Sarwana untuk mengawal mistar gawang.

Berlaga di IJL 2017 benar-benar jadi pengalaman berharga untuk skuat Abstrax FA U-11. Perjuangan berat saat itu harus mereka hadapi termasuk soal “krisis” kiper yang sempat menerpa.

  

Di IJL 2017, Abstrax FA memang kerapkali bongkar pasang posisi penjaga gawang. Dalam satu laga mereka bahkan sempat mencoba tiga sampai empat nama. Satu hal yang sempat membuat sang pelatih, Adi Nurhidayat kelimpungan.

  

Namun nyatanya ada hikmah besar di balik itu semua, semakin seringnya Abstrax FA melakukan bongkar pasang kiper, proses seleksi justru berjalan lebih alami. Kini, menatap IJL Mayapada 2018, coach Adi lebih mantap menyebut satu nama untuk mengawal mistar gawang tim asuhannya.

“2017 kemarin banyak hikmah besar untuk tim kami. Termasuk soal posisi kiper, bongkar pasang bukannya tidak melahirkan hal positif. Proses kami mencari penjaga gawang menjadi lebih alami,” terang Adi.

  

“2018 ini kita di tim U-11 sudah mantap menemukan pemain yang berposisi sebagai kiper. Namanya M Raghib Sarwana. Tapi tak menutup kemungkinan Raghib nantinya berposisi di tempat lain. Tapi yang jelas, dia memang sudah mantap sebagai penjaga gawang,’ jelasnya lagi.

  

Banyak hal disebut Adi hingga Raghib punya nilai lebih sebagai syarat menjadi seorang kiper. Mentalitasnya pun ia akui cukup bagus hingga melahirkan rasa percaya dari rekan-rekan setimnya.

“Tidak hanya postur dia yang mendukung tapi juga memang Raghib bisa dan sangat siap untuk dimainkan sebagai kiper. Passion ia memang ingin menjadi penjaga gawang. Intinya, dia bisa membuat teman-temannya jauh lebih tenang,” jelas Adi.

  

Patut ditunggu penampilan Raghbib di bawah mistar gawang Abstrax FA. Bukan tidak mungkin dirinya jadi pembeda untuk tim asal Pesanggrahan, Jakarta Selatan tersebut.

“Beruntungnya 50 persen pemain U-11 Abstrax ini sudah ikut IJL 2017 kemarin. Develop semua pemain yang paling penting tetap terjaga. Tidak hanya kiper, tapi juga semua posisi,” tandas Adi.

  

  


  • Tags