Putus Rantai Covid-19, Sukabumi Pro Gandeng Arus Teknologi

by admin on 2 weeks ago




IJL.Com- Anjuran social distancing yang diterapkan pemerintah selama isu penyebaran coronavirus desease (Covid-19) tidak membuat Sukabumi Pro Soccer kehabisan akal. Saatnya manfaatkan arus teknologi.

Pemerintah terus menggalakkan social distancing (pembatasan interaksi sosial) di tengah wabah penyebaran virus Covid-19. Butuh sinergi semua pihak dari segala lapisan masyarakat agar pandemi ini benar-benar berhenti. 

Belajar, bekerja dan beribadah dari rumah adalah anjuran yang telah digaungkan Presiden Joko Widodo sejak dua minggu terakhir ini. Satu lagi tidak bisa ketinggalan, ya latihan dari rumah bagi mereka yang sebelumnya sudah terbiasa melakukan aktivitas olahraga secara rutin.

Konsep latihan dari rumah berbasis teknologi jadi langkah yang diambil Sukabumi Pro Soccer. Sejak 15 Maret lalu, konsep ini telah digelar tim kontestan IJL U-11 dan U-13 tersebut.

Ya, meski levelnya baru kelas tim sepak bola usia dini, tak ada istilah gagap teknologi bagi Sukabumi Pro Soccer. Menurut sang ketua umum Eko Purwanto, ini merupakan sebagian kecil dukungan atas anjuran pemerintah.

"Betul sekali, jadwal latihan reguler dilakukan di rumah masing-masing pemain secara online sesuai dengan kelompok usia masing-masing dengan materi berbeda. Tentunya juga tetap dalam pengawasan orangtua," ujar Eko.



"Hasil penerapan materi tersebut nanti divideokan oleh masing-masing siswa lalu dishare di WhatsApp Group kemudian akan dikomentari dan dikoreksi oleh pelatihnya masing-masing," sambung Eko.







Ya, meski hanya latihan di rumah, Eko memastikan proses interaksi antar pemain dan pelatih tetap berjalan. 14 hari bukan untuk bermalas-malasan, begitu bunyi kampanye yang terus dikibarkan.

"Kami selalu menjaga dan merawat interaksi antar pemain, pelatih juga orangtua. Ada bentuk apresiasi yang diberikan, setiap video terpilih nanti diupload lewat Facebook Sukabumi Pro ," ujar Eko.

"Latihan dengan konsep online ini kami yakini bisa tetap menjaga antusiasme dan semangat anak-anak," tambah Eko seraya tersenyum.





Di daerah Sukabumi sendiri sejauh ini belum ditemukan kasus positif Covid-19. Namun, pemerintah daerah sudah mendata status orang dalam pengawasan dan pasien dalam pengawasan guna meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

"Di samping latihan reguler online, kita juga sebagai pengurus terus menerus memberikan informasi perihal penanggulangan penularan Covid-19, tentunya yang sudah kita seleksi dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa," terang Eko.

"Kami pengurus dan pelatih berusaha memberikan informasi sebagai bentuk perpanjangan tangan pemerintah," tandas Eko.




  • Tags