Rizky Maulana Hafiz; Memang Pantas Naik Kelas!

by admin on 7 months ago


IJL.Com- Buah manis sengitnya kompetisi Indonesia Junior League dari musim ke musim mulai dirasakan penggawa CISS U-9, Rizky Maulana Hafiz. Bukan lagi anak bawang.

Rizky jadi satu-satunya pemain yang mewakili Camp Indonesia Soccer Skill (CISS) dalam ajang laga perang bintang IJL U-9. Striker mungil dengan insting gol tinggi, begitu licin menusuk jantung pertahanan lawan.

Rizky adalah representasi bermain bola dengan rasa bahagia. Ada energi positif ia tiupkan ke atas lapangan begitu kedua kakinya sedang beraksi mengolah si kulit bundar. Tercatat, ada empat gol ia sumbangkan untuk CISS, paling gacor dibanding rekan-rekan setimnya.

Kaki kiri adalah senjata utama seorang Rizky. Terbilang spesial untuk ukuran anak-anak seusianya. Harus diakui, cukup mengandung sebongkah potensi emas.

Selalu segar dalam ingatan bagaimana Rizky memberi warna berbeda di lini depan CISS. Saat laga kontra Atlas FC misalnya, performa pemain dengan nomor punggung tujuh tersebut tidak ada habis-habisnya mendapat banjir pujian dari komentator pertandingan.

Rizki yang sekarang bukan lagi "anak bawang". Bisa karena terbiasa jadi kalimat yang paling tepat untuk menggambarkan etos kerja pemain berusia delapan tahun tersebut.

"Bangga tentunya bisa melihat Rizky naik ke podium kehormatan IJL All Stars. Jujur, sebenarnya saya cukup kaget," ujar sang ibu, Puspita Yuliani.

"Saat pertama kali tiba di CISS, Rizky sama sekali belum bisa apa-apa. Alhamdulillah, ini semua berkat proses latihan dimana ia sama sekali tidak pernah absen. Kompetisi IJL musim kemarin juga membuat mentalnya jauh lebih kuat," tambah Puspita.

Jangan heran memang begitu jersey IJL All Stars melekat untuk dirinya, nomor punggung 14 didapat oleh Rizky. Ada sebuah doa, bukan angka sembarangan apalagi sampai asal pilih. Sarat makna yang tersirat.

Ya, Rizky yang sudah identik dengan nomor punggung tujuh di CISS tentunya selalu punya harapan untuk menapak tangga demi tangga lebih tinggi. 7 x 2 = 14, bukan cocokologi, memang pantas naik kelas.

Di arena rumput hijau, nomor punggung 14 sendiri pernah dimiliki pemain-pemain dengan nama besar. Dari Johan Cruyff (legenda Timnas Belanda) sampai Thierry Henry (eks pemain Perancis dan Arsenal), di level sepak nasional siapa tidak kenal Ismed Sofyan.

"Hadiah terindah yang didapat Rizky tahun ini ya jersey IJL All Stars," ujar Puspita.

"Alhamdulillah, jadi jersey terfavorit dari semua yang Rizky punya. Sampai sekarang Rizky tidak mau lepas dari jersey IJL All Stars, maunya dipakai terus," tandas Puspita seraya tersenyum lebar.


  • Tags