Thufail Syaukhi Bikin M Fahry Kurniawan Dihantui Penasaran




IJL.Com- Harum semerbak nama penjaga gawang Young Warrior FA U-11, Thufail Syaukhi membuat juru gedor Putera Utama Tambun, Muhammad Fahry Kurniawan penasaran. Agenda wajib sudah dikibarkan tinggi-tinggi. 

Anak-anak Putera Utama Tambun terus menggalang persiapan serius meski kompetisi Indonesia Junior League U-11 tengah diliburkan sementara waktu berkenaan dengan aturan PPKM Darurat dari Pemerintah. Tim besutan Endhi Hendrawarman tersebut tidak ingin telat panas saat jumpa di Young Warrior di babak Champions 8 Besar. 

Menjaga sentuhan bola sudah barang tentu jadi pekerjaan rumah. Mematangkan mental tak bisa ketinggalan mengingat atmosfer kompetisi semakin menemui titik didih.

Status Young Warrior yang belum pernah terkalahkan sejak babak penyisihan grup praktis membakar adrenalin armada Putera Utama Tambun. Khususnya bagi sang juru gedor, Muhammad Fahry Kurniawan. 

"Saya penasaran dengan penjaga gawang Young Warrior (Thufail Syaukhi). Postur tubuhnya bagus sekali," ujar Fahry 



"Saya amati aksinya dari rekaman pertandingan. Tapi saya korek juga kelemahannya dan ternyata masih ada celah," sambung Fahry seraya tersenyum. 



Nama Thufail di kompetisi IJL U-11 musim ini memang harum semerbak bunga mawar. Bukan hanya menjinakkan si kulit bundar demi menjaga garda terakhir pertahanan Young Warrior namun juga ikut menyumbang gol lewat skema tendangan bebas. 

Butuh banyak memeras otak memang jika ingin membuat Thufail bertekuk lutut. Tak mudah pula sejatinya melucuti garis pertahanan Young Warrior yang dikenal solid, taktis dan dinamis membaca alur serangan.

Namun reputasi mengkilap Thufail sudah terlanjur membuat Fahry dihantui penasaran. Obatnya ya apalagi kalau bukan tuntaskan di atas lapangan. 

"Berhadapan dengan penjaga gawang seperti itu jelas insting penyerang bakal lebih diuji lagi. Sekecil apapun sudut, harus bisa dieksekusi," ujar Fahry. 



"Kalau soal insting, saya terinspirasi bagaimana cara Robert Lewandowski (bomber Bayern Muenchen) menjebol gawang lawan," sambung Fahry lagi. 



Sejauh ini sudah 20 gol disuntikkan Fahry untuk Putera Utama Tambun. Tidak heran namanya masuk dalam barisan penyerang papan atas sejajar dengan Wahyu Shulton (Alba FC) dan Vashya Dianmar (Putra Sejati Inssa). 

Fahry pun bisa dibilang termasuk salah satu striker paket komplet. Predator mematikan di dalam kotak penalti namun juga tak terpaku pada satu posisi alias proaktif menjemput bola dari teritori lini tengah guna memecah kongsi barisan bek lawan.

"20 gol saya rasa belum cukup. Saya mau cetak gol ke gawang Young Warrior demi membawa Putera Utama Tambun lolos ke semifinal," tandas Fahry seraya melempar sinyal ancaman.





  • Tags