Akademi Persib Bogor Menjemput Rezeki




IJL.Com- Penyelesaian akhir dinilai masih menjadi PR terbesar Akademi Persib Bogor U-11. Menempa konsentrasi demi menjemput rezeki.

Animo anak-anak Akademi Persib Bogor (APB) untuk kembali menunjukkan taringnya di kancah Indonesia Junior League U-11 sedang tidak terbendung. Dua bulan libur kompetisi membuat kaki pasukan 'Maung' semakin gatal.

Pelatih APB U-11, Nursolehan Rosyid mengatakan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di masa pandemi Covid-19 tak sampai menggoyang persiapan anak-anak asuhnya. Bekal berangkat ke medan laga sudah ditata serapi mungkin.

"Anak-anak sedang on-fire untuk menghadapi laga pekan ini. Mereka sudah rindu atmosfer IJL," ujar Ehan, sapaan akrab sang pelatih.




Meski demikian, Ehan mengakui kerinduan yang menyelimuti Abercio Al Fadelf dan kawan-kawan bukannya tanpa pekerjaan rumah. Berkaca dari laga terakhir, masalah penyelesaian akhir kudu dipecahkan.

Dua laga terakhir sebelum jeda kompetisi, APB terpaksa pulang dengan kepala tertunduk. Seperti diketahui, mereka harus tumbang di tangan Indonesia Eagles (0-1) dan Maesa Cijantung (1-3).

Padahal dari dua laga tersebut, determinasi tinggi dipertontonkan anak-anak APB sampai peluit panjang dibunyikan. Sayang memang gol yang diburu masih jauh panggang daripada api. Belum rezeki tepatnya.

"PR anak-anak lebih kepada soal finishing. Secara mental bertanding sudah teruji hanya saja tinggal bagaimana menjaga konsentrasi selama pertandingan berjalan," terang Ehan.



"Secara teknis anak-anak siap melawan tim manapun karena mereka punya tekad memperbaiki posisi di tabel klasemen," seru Ehan lagi.



Saat ini di tabel klasemen sementara Grup B Sensation, APB bercokol di peringkat ke-12 dengan raihan 22 poin dari sembilan laga. Peluang pasukan 'Maung' lolos ke babak Champions 16 Besar jelas belum tertutup. Perjalanan masih sangat panjang, masih ada 10 laga tersisa di fase penyisihan grup.

Sesuai jadwal yang telah dirilis, pekan keenam IJL U-11 pada Minggu (31/1), APB akan bersua Serang City Soccer School dan Ragunan Soccer School. Dayung mesti dikayuh jika ingin terus berlabuh.

"Persaingannya sangat ketat, bagus untuk menguji mental dan skill anak-anak. Dari awal saya sudah memprediksi, tiap pekannya di IJL tidak ada yang mudah," ujar Ehan.



"Apalagi tim-tim lain saya lihat semakin solid. Itulah tantangan terbesar dan sebenarnya untuk kami agar selalu siap berbenah di semua lini agar tampil maksimal," pungkas Ehan.






Berikut Jadwal Lengkap Pekan Keenam IJL U-11:




  • Tags