Bakti Rosdianto Bakar Semangat Tempur Satria Muda




IJL.Com- Pelatih Satria Muda FA, Bakti Rosdianto tak segan menantang semangat tempur anak asuhnya. Ombak makin kencang, jangan sampai kapal karam.

Kekalahan dari Tajimalela FA membuka mata anak-anak Satria Muda FA (SMFA). Sang pelatih, Bakti Rosdianto sendiri mengakui tim asuhannya tertinggal satu putaran dari lawannya tersebut di atas lapangan.

Dalam hal penguasaan bola misalnya, Bakti mengantongi banyak catatan evaluasi untuk Robi Yunanto dan kawan-kawan. Selain daripada itu, semangat tempur armada SMFA tak luput dari perhatian eks pemain Persitara Jakarta Utara tersebut.

"Tim saya mudah kehilangan bola dan tidak berani main dari kaki ke kaki, ke depannya ini akan saya perbaiki," tegas Bakti.



"Satu lagi, fighting spirit anak-anak harus ditingkatkan lagi," ujar Bakti.



Di satu sisi, Bakti juga menolak kalau ada anggapan SMFA terlalu Ilham Sidiq sentris. Ia meyakini banyak pemainnya yang punya daya ledak berkekuatan tinggi.

Peran Ilham di sektor depan utamanya dari sisi sayap memang begitu menonjol. Bisa dibilang alur permainan SMFA yang menganut direct-attack diselingi bola-bola panjang selalu berawal dan mengarah kaki winger bernomor punggung 24 itu.

"Tidak sepenuhnya benar anggapan tersebut, selain Iham kami masih punya Ilmi baihaqi, Irgi Fahrezi dan Raditya Arya. Memang partai melawan Tajimalela FA akibat libur tahun baru berakibat pemain jadi kurang fokus, ke depannya melawan Abstrax kami harus lebih siap tempur," tegas Bakti.





Bakti memang tidak segan menantang semangat tempur anak asuhnya. Tentunya ia juga enggan kapal SMFA oleng hingga karam dihempas badai persaingan IJL Mayapada U-13 yang kian menjadi-jadi.

"Persaingan sudah semakin ketat, semua pertandingan sulit diprediksi dan banyak kejutan luar biasa," ujar Bakti.



"Saya ingin tekankan kepada pemain agar mau menunjukan kualitas dan semangat bertandingnya," tutur fans berat Atletico Madrid itu.



Bukannya tanpa alasan memang Bakti berkata demikian. Seperti diketahui dari enam laga, SMFA meraih hasil pertandingan bak roller-coaster alias naik turun. Konsistensi ia akui masih jadi musuh utama tim asuhannya. 

"Ya betul, konsistensi adalah problem SMFA. Ini sudah jadi tugas saya sebagai pelatih supaya anak-anak bisa melaju di trek lurus," jelas Bakti.





"Kami punya suporter yang luar biasa, dukungan tanpa henti dari orangtua pemain sepanjang jalannya laga. Ini bisa jadi tenaga ekstra yang harus dimanfaatkan anak-anak," harap Bakti.



Medan laga itu akan dilalui SMFA akhir pekan nanti di pekan ke-13 IJL Mayapada U-13 Grup Phenomenon. Tidak mudah karena mereka akan kedatangan Abstrax FA yang punya tren cukup positif dalam dua laga terakhir.

Abstrax FA sendiri akan kembali diperkuat sang kapten, Achmad Malik yang sempat absen di laga kontra Ragunan Soccer School akibat hukuman kartu merah. Kualitas bek berpostur tinggi itu memang jadi kartu truf anak-anak Pesanggrahan di lini belakang.

Selain itu kinerja lini tengah Abstrax FA yang digawangi gelandang bertenaga kuda, Irsan Nur Azzis tengah berada dalam performa terbaiknya. Belum lagi dengan aksi Chakra Satria di lini sayap dengan keahliannya melepaskan umpan-umpan crossing mematikan.

Fakta tersebut yang disadari sepenuhnya oleh Bakti. Jelas, semangat tempur adalah senjata paling ampuh.

"Mereka punya pemain-pemain yang kuat dan bagus secara postur. Saya harus bedah betul-betul kekuatan mereka seutuhnya lewat video rekaman pertandingan," tandas Bakti.






  • Tags