Diallo Abdoul Aziz; Manuver Elang Super

by admin on 2 weeks ago




IJL.Com- Tindak-tanduk Diallo Abdoul Aziz jadi garansi nyaman untuk skuat Kembangan 8. Manuver tajam, darah elang super.

Kembangan 8 jadi salah satu tim debutan yang dinilai punya potensi besar meramaikan persaingan papan atas gelaran Indonesia Junior League U-9. Berkaca dari lima laga terakhir, tim besutan Dwi Haryadi tersebut sukses meraup 17 poin. Hasilnya, posisi puncak klasemen sementara Grup Phenomenon diduduki.

Hanya kebetulan semata? Rasanya tidak jika melihat gaya permainan anak-anak Kembangan 8. 

Berkaca dari data pertandingan pada pekan kedua misalnya, meski di partai pembuka ditekuk oleh Pelita Jaya, Kembangan 8 tidak lantas panik. Efeknya, mereka bisa langsung cepat bangkit saat laga versus Pro: Direct Academy (3-2) dan Garuda Muda Soccer Academy (5-0).

Kolektivitas permainan tim adalah kunci kekuatan skuat yang mayoritas pemainnya adalah siswa SD Al Azhar Kembangan itu. Rotasi pun selalu berjalan mulus, tidak ada yang ketinggalan untuk naik panggung.

Menelisik lebih dalam, satu nama tidak pernah berhenti mencuri perhatian yakni Diallo Abdoul Aziz. Pemain bernomor punggung 13 yang kerap membuat barisan pertahanan lawan kocar-kacir.

"Chemistry Aziz, Nazhif Huwaidi dan Ghazi Fatma memang sudah tidak perlu diragukan lagi," ujar Dwi.

u9-21042019-kembangan-8-vs-prodirect-academy

"Khusus bicara soal Aziz, ia memberikan rasa nyaman untuk rekan-rekan setimnya. Skill dan pengalamannya berbanding lurus," tambah Dwi.

u9-07042019-kembangan-8-vs-garecs-1978

Konduktor sekaligus penjaga titik keseimbangan armada Kembangan 8, begitulah cara Aziz bekerja di atas lapangan. Bisa dibilang tiap jengkal lapangan ia jelajahi dengan penuh determinasi tinggi layaknya burung elang berburu mangsa.

Ya, dimana ada si kulit bundar, disitu pula ada Aziz tebar pesona. Teknik menggiring bola yang aduhai, kaki kidalnya juga punya kekuatan tersembunyi.

"Aziz sejatinya adalah seorang gelandang serang, tapi cukup efektif juga saat sedang bertahan, tepatnya sebagai seorang penyeimbang tim," jelas Dwi.





"Handal pula saat menyisir sisi sayap, harus diakui ia punya visi bermain di atas anak-anak seusianya," jelas Dwi lagi.


u9-21042019-kembangan-8-vs-prodirect-academy

Tidak berlebihan memang Dwi berkata demikian, Aziz punya nilai jual mahal dan kontribusi lebih untuk tim asuhannya. Pemain yang tidak kenal kata cape, pantas jika mengingat darah Afrika yang mengalir dalam tubuhnya.

"Ayah Aziz berasal dari Nigeria. Soal sepak bola, ia juga dapat bimbingan betul dari ayahnya. Sampai 1000 persen malah," beber Dwi.

u9-07042019-indonesia-rising-star-vs-kembangan-8



"Sementara ini Aziz baru saya beri nilai delapan," tandas Dwi.

u9-21042019-pelita-jaya-soccer-school-vs-kembangan-8

  • Tags