Dorong UMKM, IJL Gandeng Brawlers Apparel




IJL.Com- Indonesia Junior League (IJL) segera merampungkan kerjasama dengan produsen apparel lokal asal Bandung, Brawlers Apparel. Kebutuhan "seragam tempur" tim ofisial serta wasit IJL nantinya akan disokong penuh.

Mendukung sektor Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) jadi trigger IJL menggandeng Brawlers Apparel. Kolaborasi sponsorship dituangkan dalam bentuk jersey khusus untuk tim ofisial serta wasit IJL.

Brawlers Apparel yang dikomandoi oleh Egi Ginanjar baru berdiri pada 12 Agustus 2020. Awalnya, mereka adalah komunitas tim sepak bola yang kerap meramaikan liga-liga lokal di Kota Bandung.

Meski demikian, hal tersebut sama sekali tidak membuat IJL ragu untuk saling bersinergi. Pertemuan kedua belah pihak berlangsung pada Jum'at (21/8). Proses diskusi yang berjalan inovatif dalam waktu dekat akan diresmikan lewat draft Memorandum of Understanding (MoU). 

"Di masa pandemi Covid-19 seperti ini, sektor UMKM jadi salah satu obat mujarab untuk menyelamatkan pertumbuhan perekonomian Indonesia. Kuncinya ada pada inovasi, IJL melihat Brawlers Apparel ada tujuan jangka panjang untuk mengarah ke sana," terang CEO IJL, Rezza Lubis.

"Sama seperti IJL, manajemen Brawlers juga diisi orang-orang muda yang haus akan terobosan baru. Turut menyertakan kearifan lokal di dalamnya, dari rilis jersey yang sudah diluncurkan ke publik ada inovasi diselimuti identitas," sambung Rezza.



Tiap musimnya, bersinergi dengan apparel lokal sudah jadi bagian dari komitmen IJL. Sebelum Brawlers, brand seperti Specs, MBB, Donjo, dan Ortuseight pernah ikut serta memetik asas simbiosis mutualisme.

Sejatinya, sebagai apparel lokal yang baru lahir, keputusan Brawlers menyasar gelanggang pembinaan sepak bola usia dini merupakan langkah strategis. Bagi IJL sebagai operator liga, sisi sportainment akan semakin kuat ditonjolkan tiap kali menggelar roda kompetisi.

"Pembinaan sepak bola usia dini sekarang sudah berubah, tidak bisa dipandang sebelah mata. Tim-tim kontestan IJL bukan hanya memamerkan aksi terbaik anak-anak didiknya mengolah kulit bundar, namun juga berlomba-lomba mendesain jersey terbaiknya. Di atas lapangan, tentu ini jadi daya tarik dan bumbu tersendiri," ujar Rezza.

"Klub-klub Liga 1 & 2 juga Timnas Indonesia semakin pede mengenakan apparel lokal, ya memang kalau tidak dimulai dari sekarang, mau kapan lagi kita bangga memakai produk ciptaan hasil karya anak bangsa? Semoga kolaborasi IJL dan Brawlers bisa terus berkesinambungan dan ikut memberi sumbangsih serta pemikiran besar untuk wajah pembinaan sepak bola usia dini Tanah Air," tandas Rezza.

Yang menarik, salah satu kontestan IJL 2020 yakni CISS sudah terlebih dahulu memproklamirkan Brawlers sebagai jersey official mereka. Bukan tidak mungkin dalam waktu dekat akan banyak tim-tim lain menyusul.

IJL musim 2020 akan digelar pada 5 September mendatang. Tiga kategori (U-9, U-11 dan U-13) siap bergulir dengan protokol kesehatan.

  • Tags