Hasil Lengkap Pekan Kedelapan IJL U-11; Drama Itu Bernama Sepak Bola

by admin on 1 week ago




IJL.Com- Seperti yang sudah diramalkan sebelumnya, perjuangan meraih tiket fase champions 16 Besar IJL U-11 butuh tetes keringat juga air mata. Dari Grup Phenomenon, sang juara bertahan musim lalu yakni Putra Sejati lolos dari lubang jarum. Di Grup Sensation, satu tiket masih harus diperebutkan lagi antara Garuda Muda Soccer Academy atau Tajimalela FA. 

Di Grup Phenomenon, Salfas Soccer mampu mengunci label juara grup usai menutup laga pekan kedelapan IJL U-11, Minggu (8/9) dengan hasil gemilang. Giras dibungkam 3-1, sementara itu FIFA Farmel dikikis lewat skor tipis 1-0.

Raihan tersebut tak lepas dari hasil imbang yang diraih seteru terdekatnya, Young Warrior. Hanya mampu berbagi angka kontra Garec's, anak-anak gladiator harus rela menyerahkan tampuk capolista untuk Rizky Dermawan dan kawan-kawan.



Yang paling ditunggu-tunggu tentunya dari rentetan laga pekan kedelapan adalah persaingan merebut tiket fase champions 16 Besar. Dari Grup Phenomenon menyusul Salfas Soccer dan Young Warrior ada Alba FC, FIFA Farmel, D'Joe, ASIOP, Giras dan Putra Sejati.

D'Joe bisa dibilang begitu habis-habisan di atas lapangan, segala daya upaya telah mereka kerahkan. Bermain tiga laga sekaligus membuat anak asuh Warsidi Ardi dipaksa mandi keringat lebih deras.

Beruntung D'Joe punya striker setajam Adli Ari Saputra. On-fire, total enam gol disumbangkan oleh Adli, gawang SS Gagak Rimang, Stoni Indonesia dan Garec's jadi wadah pelampiasan pemain jebolan IJL All Stars 2018 tersebut.



Pun begitu dengan Putra Sejati. Pertaruhan kapasitas sang juara bertahan diuji di atas lapangan. Sempat bermain imbang dengan Satria Muda membuat Fachri Aidil "terancam" keluar dari fase bergengsi.

Namun pada laga berikutnya versus SS Gagak Rimang, Putra Sejati mampu bangkit. Nafas diperpanjang, tiket fase champions 16 Besar dikantongi. Tak lain tak bukan, Akhdan Wafa Atmajaya alias The Big Show hadir sebagai pahlawan.



Di Grup Phenomenon, FU15FA Bina Sentra semakin melenggang mulus ke fase champions 16 Besar IJL U-11 dengan label juara grup. Diaz Nur dan kawan-kawan masih belum tersentuh, Ocean Stars dan Pelita Jaya Soccer School digulung dengan penampilan ciamik. 



Menguntit di bawah FU15FA Bina Sentra ada Serpong Jaya. Seakan tidak mau kalah, Black Panther tampil menggila, laga big match perebutan posisi runner-up Grup Sensation kontra Maesa Cijantung ditutup dengan hasil manis, sebagai pelengkap daya juang Ocean Stars mereka patahkan di penghujung pertandingan.

Finalis musim lalu, ASTAM perlahan tapi pasti bangkit hingga mulai menemukan performa terbaiknya. Anak asuh Robin Meilast mencukur Indonesia Muda Utara dan Java Soccer Academy, pantas tiket fase champions 16 Besar dikantongi.



Sama seperti ASTAM, M'Private Soccer School demikian tak mau kalah trengginasnya. Gaya permainan memanjakan mata penonton Azizu Milanesta dan kawan-kawan memakan dua korban yakni BMIFA dan Ragunan Soccer School. Ada semacam pembuktian memang kalau M'Private tidak mau setengah-setengah mencari modal menatap fase champions 16 Besar. Menyusul M'Private ada Sparta dan Pelita Jaya.

Bagai sebuah drama telenovela yang menguras air mata, perebutan jatah terakhir tiket fase champions 16 Besar diakhiri lewat sebuah laga nan dramatis. Dua aktor utamanya adalah Tajimalela FA dan Garuda Muda Soccer Academy.

Sempat unggul terlebih dahulu atas BMIFA, namun apa daya GMSA kecolongan lewat skema gol bola mati di penghujung pertandingan. Gol Djone Nathan Alexander betul-betul menjadi drama fenomenal yang tidak bisa terbendung.

"Bantuan" dari BMIFA dimanfaatkan dengan sangat maksimal oleh Tajimalela FA. Bermain penuh motivasi berlipat-lipat ganda, Panser Bekasi menyudahi perlawanan Ragunan Soccer School dengan susah payah lewat skor tipis 2-1. 

Merujuk tabel klasemen, GMSA dan Tajimalela mempunyai perolehan poin sama yakni 41. Dari hasil rapat komite IJL demi kepentingan pembinaan di level sepak bola usia dini, kedua tim akan kembali saling diadu untuk menentukan siapa yang lebih berhak dan siap mengantongi tiket fase champions 16 Besar.

Hal ini tentunya juga tidak lepas bentuk rasa apresiasi tinggi yang diberikan untuk barisan aktor rumput hijau cilik dari Tajimalela dan GMSA atas perjuangan jerih payah mereka demi menembus fase champions 16 Besar. Ya, semuanya harus dibuktikan dan dikembalikan lewat pertempuran di atas rumput hijau tentunya dengan semangat sportivitas tinggi.



Seperti diketahui, delapan tim peringkat teratas dari masing-masing grup (Phenomenon dan Sensation)  berhak untuk melaju ke fase champions 16 Besar. Lalu bagaimana nasib tim-tim yang tidak lolos? Jangan khawatir karena kategori Plate yang cukup prestisius siap menjadi wahana terbaru untuk unjuk kebolehan.


====


Hasil Lengkap Pekan Kedelapan IJL U-11:






  • Tags