Juan Muhammad Nasri; Lunas, Dibayar Tunai

by admin on 1 month ago




IJL.Com- Enam gol yang diciptakan Juan Muhammad pada laga pekan ketiga Indonesia Junior League (IJL) U-9 medio 23 Juni lalu dibayar tunai. Memancing kembali naluri juru gedor berdarah dingin.

Beribu-ribu ucapan terima kasih tak henti diutarakan Ahmad Fauzi, ayah penggawa Salfas Soccer U-9, Juan Muhammad Nasri. Minggu kemarin, sang putra baru saja dianugerahi gelar best of the best player pekan ketiga IJL U-9.

Sama seperti Diallo Abdoul Aziz (Kembangan 8), Valdo Putra Pratama (Pelita Jaya Soccer School), Alvino David Felicio (Young Warrior FA) dan Adji Sapta Hidayat (Metro Kukusan), Juan berhak membawa pulang hadiah sepatu keluaran Ortuseight. Sertifikat resmi dari IJL semakin memperkuat kapasitas juru gedor bernomor punggung 27 tersebut.

Fauzi awalnya sama sekali tidak menyangka Juan mampu menembus ketatnya seleksi pemain terbaik utama pekan ketiga IJL U-9. Bukannya tanpa sebab mengingat saat itu ada nama-nama pemain sekelas Asril Marzuki (GRT Sitanala) sampai Abercio Al Fadelf (SSJ Kota Bogor) yang begitu getol "mencuri panggung".

"Kaget sekali sebenarnya karena banyak pemain potensial di IJL U-9. Sebagai orangtua saya hanya bisa bersyukur, benar-benar kaget sekali," ujar Fauzi.



"Saya berterimakasih kepada tim komite pemain dan crew IJL juga pihak sponsor yang memberikan sepatu baru dan sertifikat untuk Juan, semoga semakin giat berlatih lagi. Terlebih daripada itu, saya yakin ini juga bisa memberi efek positif untuk teman-temannya di Salfas Soccer. Kegembiraan saya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata," sambung Fauzi.


Di laga kontra FIFA Farmel kemarin, Juan sendiri langsung memakai senjata barunya guna unjuk gigi. Meski tidak mencetak gol, seperti ada titik terang bagi Juan untuk buka puasa.

Pasca menggila di pekan ketiga, aliran gol Juan memang bisa dibilang mandek. Namun bukan tidak mungkin sepatu anyar rancangan Ortuseight dengan teknologi quickfit yang kini melekat di kakinya akan membuat "rekening tabungan" Juan kembali mengalir.

"Saking senangnya, kemarin dia langsung pakai sepatu Ortuseight saat jumpa FIFA Farmel. Mudah-mudahan di laga selanjutnya ia bisa buka puasa golnya," ujar Fauzi.



"Saldo rekening tabungan Juan di bank jadinya aman, setiap bikin satu gol kan saya kasih bonus dia 50 ribu rupiah sebagai modal untuk beli sepatu baru, ehh kebetulan langsung dapat hadiah dari IJL dan Ortuseight. Sekali lagi, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih," tandas Fauzi.



Sepatu-sepatu Ortuseight sudah menggunakan teknologi untuk mendukung performa pemakainya. Dimulai dari teknologi quickfit pada upper untuk menyesuaikan dengan bentuk kaki pemakai, ort-trex pada pul untuk memberikan kenyamanan dalam melakukan traksi dan respons agar bisa bermanuver dengan cepat, sampai ort-shoX pada insole untuk memberikan kenyamanan dan grip pada telapak kaki agar pemakai tetap aman dalam melakukan gerakan spontan.

Teknologi semacam itu tentu tidak ada dalam material sepatu bola palsu. Sementara keamanan dan kenyamanan tidak boleh disepelekan dalam berolahraga, kita memang perlu memilih sepatu terbaik untuk menunjang kemampuan. Jadi, mari tunggu aksi Juan berikutnya menggedor jala gawang lawan dalam agenda "berbuka puasa".

"Selamat untuk Juan dari Salfas. Pekan ketiga, memang Juan sangat on-fire bahkan bisa mencetak empat gol dalam satu pertandingan. Semoga sepatu ini bisa bermanfaat bagi Juan dan menjadi motivasi bagi pemain lainnya. Saya mengucapakan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Ortuseight yang turut andil membantu IJL dalam perkembangan pembinaan sepak bola usia dini," ujar CEO IJL, Rezza Lubis.





  • Tags