Koalisi Unik Duo Reza di ASTAM

by admin on 2 months ago




IJL.Com- Reza Wahyu Hidayat tidak ingin meraih gelar sepatu emas seorang diri. Saat naik panggung, ia ingin gandeng sang kolega, Alfin Alfareza.

Di saat gelaran IJL U-13 memasuki babak sistem gugur, naluri gol striker ASTAM, Reza Wahyu Hidayat justru mendadak layu. Killer-instinct Reza yang begitu membuat bek dan kiper lawan keringat dingin selama babak penyisihan grup seperti malu-malu menunjukkan kelasnya.

Jumpa Laskar Pelangi, Serpong Jaya dan terakhir saat harus mengakui keunggulan M'Private Soccer School, bocah asal Kukusan, Depok itu terpaksa harus memendam asanya kembali merobek jala gawang lawan. Perolehan golnya saat ini mentok di angka 12.

Faktanya beginilah hikmah dari ketatnya atmosfer pertandingan IJL U-13 yang semakin "panas" dari pekan ke pekan. Periode yang tengah ditapaki Reza bahwasannya memang umum, terbilang cukup wajar adanya. Justru dari sinilah karakteristik Reza sebagai juru gedor handal makin dan terus ditempa.

"Beberapa pertandingan terakhir kaki saya seperti ada yang mengganjal, sakit sekali. Ini sedang tahap pemulihan," ujar Reza.



"Tapi saya banyak ambil pelajaran khususnya saat laga terakhir melawan M'Private, harus lebih banyak berkaca diri," tambah Reza.



Saat kembali disinggung soal sepatu emas, lambang supremasi raja gol yang selangkah lagi digondolnya, Reza kali ini tidak bisa menampik. Reza memang sedang berada di atas angin karena pesaing terdekatnya seperti Odilo Pinutusta dan Randi Ilham sudah berguguran di babak perempatfinal.

Yang menarik saat ini saingan terdekat Reza justru rekan setimnya di ASTAM sendiri yakni Alfin Alfareza. Monyong, sapaan akrabnya sudah mengoleksi delapan gol.

"Teori konspirasi" pun sudah mulai diusung oleh duo Reza. Ya, bukan tidak mungkin ada kejutan dalam "perburuan" sepatu emas IJL U-13 musim 2018/2019 ini.

"Nah itu menariknya, pesaing terdekat saya justru sekarang adalah rekan setim sendiri," ujar Reza seraya tertawa lebar.



"Kemarin sempat bercanda sama Monyong kalau saya memang sengaja tidak bikin gol supaya dia menyamai 12 gol saya di tabel top-skorer, sengaja ditungguin. Ya, kayanya lebih asik kalau sepatu emasnya dibagi dua," tandas Reza tak kuasa menahan tawa.



Monyong sendiri tengah on-fire di babak sistem gugur. Tiga gol ia sumbangkan untuk ASTAM, satu ke gawang Laskar Pelangi dan dua saat jumpa Serpong Jaya. Sayang di laga kontra M'Private Soccer School ia kurang dinaungi dewi fortuna.



Reza dan kawan-kawan masih akan bertarung dalam laga perebutan tempat ketiga IJL U-13. Pertandingan sarat gengsi harus dijalani karena ASTAM berjumpa Indonesia Rising Star dalam partai bertajuk Derby Tangerang Selatan.


  • Tags