M'Private Soccer School Merajut Benang Merah




IJL.Com- Pelatih M'Private Soccer School U-9, Mujianto percaya betul jerih keringat perjuangan anak-anak asuhnya tidak akan pernah berujung sia-sia. Tiket fase Champions 16 Besar adalah benang merah yang sesungguhnya.

Agenda super duper melelahkan baru saja selesai dijalani anak-anak M'Private Soccer School dalam lanjutan laga pekan ketujuh Indonesia Junior League U-9, Minggu (14/3). Bagaimana tidak, tiga laga dalam satu hari kudu mereka lakoni.

Hasilnya bisa dinilai cukup menggembirakan. Satu menang, satu imbang dan satu kalah menjadi torehan maksimal tim asal Cileungsi, Kabupaten Bogor tersebut.

Di laga kontra Java Soccer Academy, M'Private hanya kurang dinaungi dewi fortuna. Penampilan heroik penjaga gawang lawan membuat skor berakhir imbang tanpa gol.

Beruntung di laga kontra Metro Kukusan, nafas segar dihirup. Skor 1-0 berbuah poin sempurna untuk Wildan Pratama Kusuma dan kawan-kawan.

Memasuki laga terakhir kala bersua Pelita Jaya, performa heroik penjaga gawang lawan kembali menjadi batu sandungan besar. M'Private harus rela mengakui keunggulan 'The Young Guns' dengan catatan dua gol tanpa balas.

"Ya beginilah tantangannya kalau dapat jadwal main di pagi hari. Saat berhadapan dengan Java Soccer Academy, kami kurang pemanasan. Agak berbeda di laga kontra Metro Kukusan, anak-anak sudah mulai on-fire," ujar sang pelatih, Mujianto.



"Tapi apapun itu, pastinya bisa jadi pelajaran. Termasuk soal kebijakan saya untuk menerapkan rotasi pemain supaya anak-anak tidak terpatok di satu posisi saja. Selebihnya, penanaman fighting spirit," tambah Mujianto.





Fighting spirit disebut Muji adalah senjata ampuh demi menggenapkan misi M'Private untuk mengantongi tiket bergengsi alias lolos ke fase Champions 16 Besar. Di atas rumput hijau, semua harus saling terikat menjadi satu kesatuan utuh ibarat benang merah.

Saat ini di tabel klasemen sementara Grup A Phenomenon, M'Private bertengger di peringkat kelima dengan torehan 44 poin dari 15 laga. Hanya ada satu pertandingan tersisa yang bisa dimanfaatkan dalam lanjutan pekan terakhir babak penyisihan grup.

Hasil imbang dinilai sudah cukup untuk M'Private menyegel tiket fase Champions 16 Besar. Jelas, Muji dan anak-anak asuhnya enggan "menggandaikan" peluang besar di depan mata.

"Seru sekali persaingan untuk lolos ke fase Champions 16 Besar, sedikit salah melangkah bisa jatuh tergelincir. Inilah efek manis dari buah kompetisi," tegasnya.



"Saya serahkan kepada Allah SWT saja soal peluang ke fase Champions 16 Besar, kami tinggal menunjukkan performa semaksimal mungkin. Perjuangan anak-anak di pekan ini sudah sangat luar biasa, tidak ada yang sia-sia. Mudah-mudahan di laga terakhir kami bisa amankan lewat poin penuh," tandas Muji seraya penuh harap.



  • Tags