Penghormatan untuk Ayah Diego Jason Yerikho, Motivasi Serpong City U-9 Berlipat Ganda




IJL.Com- Sudah berhasil memastikan satu tiket ke babak play-off 12 Besar tidak membuat Serpong City Soccer School U-9 akan tampil seadanya di pekan kesembilan IJL Mayapada 2018, Minggu (15/4). The Wolf akan tetap berjuang habis-habisan demi salah satu penggawa mereka, Diego Jason Yerikho.

Dua kemenangan atas M'Private Soccer School dan All Star Galapuri di pekan sebelumnya memang membuat Serpong City U-9 patut bernafas laga. Pasalnya, raihan poin penuh tersebut memastikan skuat The Wolf mengantongi tiket ke babak play-off 12 Besar. Saat ini mereka ada di peringkat keempat Grup A Phenomenon dan bisa dibilang sudah aman dari posisi enam teratas.

Meski demikian, fakta itu tidak membuat gairah anak-anak Serpong City di partai penutup penyisihan grup pada akhir pekan nanti berkurang. Bersua Remaja Masa Depan, tetap ada target yang dibawa tim asuhan Ahmad Naskolani tersebut.

Secara hitungan di atas kertas, Serpong City memang akan jauh nampak lebih diunggulkan atas RMD. Perbedaan selisih 14 poin antar keduanya bisa memperkuat fakta tersebut. 

"Akhir pekan kemarin kami uji coba melawan FU15FA Bina Sentra sebagai salah satu persiapan juga untuk IJL Mayapada. Kami sudah sangat siap, target khusus pastinya ada ya mungkin dalam bentuk mempertahankan tren positif," jelas pelatih Serpong City, Ahmad Naskolani.



"Termasuk soal rotasi, kita akan lihat kondisi terakhir, rencananya akan membawa 18 anak. Selama ini kan kita memakai sistem rolling selama IJL Mayapada 2018 berjalan, khusus untuk pekan terakhir di penyisihan grup maka kita akan bawa semua pemain," bebernya lagi.





Selain ingin menutup babak penyisihan grup dengan hasil manis, skuat Serpong City juga punya motivasi tambahan. Mereka ingin bermain maksimal demi salah satu pemainnya, Diego Jason Yerikho.



Diego J, memang masih dirundung kabar duka. Sang ayah, AIPDA Jhon Pieter Sarto Torter baru saja wafat pada Selasa (9/4). 



"Diego J kemungkinan tetap kita akan bawa dalam susunan 18 pemain tersebut dan saya pun sudah berkomunikasi dengan ibunya. Saya harap Diego tetap semangat walapun sudah tidak seperti dulu dimana ayahnya selalu hadir di latihan dan dimanapun SCSS bertanding," ujar Ahmad.







Bagi seluruh pemain dan suporter Serpong City, mendiang Pieter memang sudah sangat akrab bagi mereka. Di setiap kompetisi IJL Mayapada 2018 berjalan, Om Piet sapaan akrabnya selalu senantiasa mendukung perjuangan Diego J dan seluruh skuat The Wolf secara langsung di pinggir lapangan.

"Kebetulan video rekaman pertandingan IJL baru dirilis kemarin ya jadi teringat almarhum ada di pinggir lapangan dan selalu terdengar suara khasnya memberikan semangat untuk anaknya dan tim SCSS. Dia sosok orangtua yang sangat menyenangkan, tidak hanya bagi saya sebagai pelatih tetapi juga seluruh pemain," beber Ahmad.


"Insya Allah akan bekerja keras mempersembahakan kemenangan untuk mendiang Om Piet dan juga menghibur Diego karena anak-anak pun merasa kehilangan dikarenakan beliau juga sangat dekat dengan skuat SCSS, sering bercanda," tandas Ahmad.





  • Tags