Prima Soccer School Merasa Dijauhi Dewi Fortuna




IJL.Com- Gegara dijauhi dewi fortuna, anak-anak Prima Soccer School terpaksa mengakui keunggulan CISS. Sang pelatih, Ahmed Bekatal pun hanya bisa geleng-geleng kepala.

Prima Soccer School tergelincir dalam lanjutan laga pekan ke-13 Indonesia Junior League U-13 dari Grup C Sensation, Sabtu (9/1). Bertemu CISS, tim asuhan Ahmed Bekatal itu terpaksa mengakui keunggulan lawannya dengan skor tipis 0-1.

Sejatinya sepanjang 2x25 menit jalannya pertandingan, Prima begitu aktif mendominasi permainan. Invasi serangan dengan segala daya upaya dikerahkan namun sayang gol yang ditunggu-tunggu bak pungguk merindukan bulan.

Dari tembakan yang melenceng tipis dari sasaran sampai hentakan si kulit bundar menghantam mistar gawang. Performa heroik kiper CISS juga membuat armada Prima gigit jari.

Sampai pada puncaknya, sepakan 12 pas yang dihadiahi oleh wasit guna menyamakan kedudukan terbuang. M Zaidan Zamzami dan kawan-kawan benar-benar dijauhi dewi fortuna.

"Sebenarnya anak-anak tidak pantas pulang dengan kekalahan. Tapi ya mau bagaimana lagi, inilah sepak bola," ujar Beko, sapaan akrab Ahmed Bekatal.



"CISS yang hanya melakukan satu kali serangan justru bisa mendapatkan gol sedangkan kami yang berulang-ulang tidak bisa ketemu gol. Ya sekali lagi saya mau bilang inilah sepak bola, tidak bisa lepas dari namanya keberuntungan," tutur pelatih berdarah Kamerun tersebut.



Beko juga tidak memungkiri, terjalnya medan laga turut mempengaruhi performa anak-anak asuhnya hingga sampai dijauhi dewi fortuna. Namun apa mau dikata, nasi sudah menjadi bubur.

"Tidak mudah bermain di atas lapangan yang diguyur hujan deras. Bukan hanya menguras stamina tapi juga kecerdasan dan pintar-pintar pemain membaca situasi," ujar Beko.

"Saya sudah peringatkan hal itu ke anak-anak. Yang paling bersemangat akan pulang membawa poin dan ternyata CISS lebih beruntung," tambah Beko yang pernah berseragam Persita Tangerang, Persiraja Banda Aceh sampai PPSM Magelang tersebut.



Selanjutnya, Beko berharap anak-anak asuhnya segera melupakan kekalahan pahit dari CISS. Ia sendiri mengatakan masih sangat yakin Prima bisa mengantongi tiket fase knock-out 16 Besar.

Prima saat ini bertengger di peringkat keempat tabel klasemen sementara Grup C Sensation sebagai syarat terakhir pemegang tiket fase knock-out 16 Besar. Relatif masih sangat jauh dari zona aman mengingat hanya berjarak satu poin dari Garec's dan All Star Galapuri yang tepat mengintip dari bawah dan tak segan-segan melancarkan aksi kudeta merangkak.

"Masih ada tiga pertandingan lagi di babak penyisihan grup (versus All Star Galapuri, Indonesia Rising Star dan Tangerang FC). Saya yakin anak-anak bisa lolos ke tahap selanjutnya karena secara performa kami tidak kalah dengan tim-tim papan atas seperti FIFA Farmel atau FU15FA," tegas Beko.



"Tapi tentunya dengan syarat tidak memandang remeh siapapun yang ditemui di atas lapangan. Jangan lagi lihat-lihat lawan dari tabel klasemen. Kekalahan dari CISS jadi pelajaran mahal," pungkas Beko.





  • Tags