Rizdan Fahmiyansyah: Sang Penangkal Prahara




IJL.Com- Menghentikan kiprah Garec's di kancah Indonesia Junior League U-13 sama sekali tidak pernah terlintas dalam benak penjaga gawang Ragunan Serang City, Rizdan Fahmiyansyah. Penangkal prahara yang tak pernah menoleh getir hasil papan skor.

Misi Garec's untuk melaju ke fase knock-out 16 Besar IJL U-13 musim 2020/2021 pupus sudah. Di laga terakhirnya pada babak penyisihan Grup C Sensation, tim yang bermarkas di Stadion Cenderawasih, Cengkareng, tersebut harus puas berbagi angka dengan Ragunan Serang City lewat skor kacamata.

Padahal sepanjang 2x25 menit jalannya laga, Garec's tak henti membombardir benteng pertahanan Ragunan Serang City. Namun apa daya, gol yang diburu Dzuhri Rayyan dan kawan-kawan ibarat kasih tak sampai.

Aktor utama dari balik kegagalan Garec's tidak lain adalah penjaga gawang Ragunan Serang City, Rizdan Fahmiyansyah. Tercatat ada tiga penyelamatan krusial saat menit-menit genting dibukukan pemilik nomor punggung 96 tersebut.

Ya, tak berlebihan rasanya kalau Rizdan diberi predikat sang penangkal prahara. Aksinya di bawah mistar gawang memaksa anak-anak Garec's frustasi bukan kepalang.

"Ini seperti pembuktian kami tidak kenal menyerah. Apapun hasilnya di papan skor ya tetap semangat sampai peluit panjang dibunyikan," ujar Rizdan.

"Jujur sepanjang pertandingan deg-degannya luar biasa. Tapi bersyukur bisa menutup laga tanpa kebobolan. Bangga sekali," ujar Rizdan seraya tersenyum lepas.



Faktanya, Rizdan tidak tahu Garec's adalah runner-up IJL musim lalu. Misi agung tim lawan yang tengah mati-matian berburu poin penuh demi menjaga nafas ke fase knock-out 16 Besar pun tak sampai di telinga.

Bisa jadi itu kunci yang membuat Rizdan tampil enjoy menangkal prahara demi prahara yang berusaha melucuti kesucian Ragunan Serang City. Filosofi nothing to lose juga jadi pijakan.

"Dari awal ikut kompetisi di IJL, kami memang bermain tanpa beban. Yang terpenting ambil banyak pengalaman," ujar Rizdan.



"Sebagai seorang kiper, saya harus mencari banyak tantangan juga. Alasan saya kenapa mau jadi penjaga gawang kan juga tidak jauh dari situ, enak saja menahan serangan lawan, lebih tertantang," sambung fans berat portiere Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa tersebut.



Di laga terakhirnya pada Sabtu (3/4) , Ragunan Serang City akan meladeni nafsu All Star Galapuri yang masih punya kans untuk melaju ke fase knock-out 16 Besar. Bukan tidak mungkin setelah Garec's giliran All Star Galapuri dijegal.

"Pastinya harus tetap semangat, masih ada satu pertandingan sisa. Kami harus berikan yang terbaik juga membuktikan perjalanan jauh-jauh dari Serang dan selalu bangun pagi tiap ada pertandingan menjadi tidak sia-sia," tandas Rizdan.



  • Tags

Top Categories

Popular News

Pembagian Hadiah & Closing Indonesia Junior Angkasa