Kado Lebaran untuk Metro Kukusan




IJL.Com- Gema takbir terucap dari mulut arsitek Metro Kukusan U-9, Amiruddin begitu wasit meniupkan peluit panjang. Setelah melalui berbagai macam derai cobaan, tiket fase Champions 16 Besar serasa kado lebaran.

Jalan terjal penuh tikungan tajam baru saja dilalui anak-anak Metro Kukusan dalam lanjutan laga pekan kedelapan Indonesia Junior League U-9, Minggu (28/3). Seperti diketahui, Dimas Pramudya Winoto dan kawan-kawan tak boleh kehilangan poin saat berhadapan dengan Java Soccer Academy dan Pelita Jaya Soccer School.

Alasannya ya apalagi kalau bukan menjaga kans untuk melaju ke fase Champions 16 Besar. Sedikit saja tergelincir, maka tiket bergengsi akan melayang ke seteru terdekat, Remci.

Hebatnya, derai gelombang cobaan dihadapi anak-anak Metro Kukusan dengan gagah. Total ada enam poin dikantongi usai menang tipis atas Java Soccer Academy (1-0) dan berbagi angka dengan Pelita Jaya Soccer School (0-0).

"Allahu Akbar, Allahu Akbar, ini semua buah kerja keras anak-anak dan tidak lupa doa tak kenal putus dari orangtua mereka. Terimakasih, Alhamdulillah," ujar pelatih Metro Kukusan, Amiruddin dengan nada penuh haru.



"Anak-anak tekadnya begitu kuat untuk lolos ke fase Champions 16 Besar. Mereka benar-benar serius memulainya dari proses latihan. Sekali lagi saya mau bilang, ini perjuangan mereka sangat luar biasa," sambung Amiruddin.



Memang bukan hal yang mudah untuk mencuri poin dari Java maupun Pelita. Seperti diketahui, keduanya adalah tim penghuni papan atas Grup A Phenomenon.

Patut dicatat pula, sebelum laga dimulai, Java adalah tim yang tidak terkalahkan sepanjang 14 pertandingan. Pun demikian dengan Pelita Jaya Soccer School.

"Java tim yang kuat, sedangkan Pelita ya kita tahu sendiri punya rekam jejak sejarah manis di IJL sebagai jawara bertahan. Ini benar-benar hal yang sulit sebenarnya," ujar Amiruddin.



"Yang berusaha kami kikis adalah sisi trauma anak-anak saat berhadapan dengan tim bernama besar terutama supaya tidak mudah ciut nyali. Sungguh, persaingan di IJL sukar ditebak. Modalnya tidak lain lebih pada kerjasama dibalut kekompakan, siraman motivasi dan tentunya disiplin latihan," tegas Amiruddin.





Di fase Champions 16 Besar, Metro Kukusan akan tergabung di Grup D. Bersama Olympia FA, M'Private Soccer School dan All Star Galapuri, dua tiket perempatfinal harus diperebutkan.

Fase Champions 16 Besar nantinya digelar selepas bulan puasa dan libur lebaran. Praktis, sudah jadi tugas Amiruddin untuk menjaga performa anak-anak asuhnya agar tak sampai turun mesin.

"Sejujurnya, apa yang diraih anak-anak saat ini sudah di luar ekspektasi. Di awal musim bisa dibilang persiapan kami terlunta-lunta dari segi latihan karena terganjal aturan PSBB di masa pandemi Covid-19 sampai faktor cuaca ekstrem sehingga lapangan tak bisa digunakan. Tapi ya sekali lagi, saya salut dengan perjuangan anak-anak," ujar Amiruddin.

"Bulan puasa setidaknya nanti bisa menggelar latihan tiga kali dalam seminggu untuk menjaga silaturahmi kekeluargaan antar orangtua murid dan tentu merawat determinasi pemain di atas lapangan. Ya bisa dibilang tiket fase Champions 16 Besar ini seperti kado lebaran untuk anak-anak. Alhamdulillah," tandas Amiruddin.




  • Tags

Top Categories

Popular News

Pembagian Hadiah & Closing Indonesia Junior Angkasa