Tampil Bak Superhero, Asril Marzuki Layak Dapat Bintang




IJL.Com- FU15FA Bina Sentra U-9 membuktikan tidak hanya kuat bertahan tetapi juga mulai agresif dalam menyerang. Sosok Asril Marzuki layak jadi bintang di pekan keempat IJL Mayapada 2018 kemarin.

Skor 1-0 saat jumpa Hizbul Wathan Soccer Club dan bermain imbang 1-1 kontra Bhayangkara Tigaraksa FS jadi bukti kekuatan FU15FA Bina Sentra U-9 tak bisa dipandang sebelah mata. Sejauh ini dari lima laga, Firman Utina Boys jadi salah satu tim yang belum terkalahkan.

Kemenangan atas Hizbul Wathan Soccer Club memang bisa jadi cerita tersendiri. Hasil itu bisa sebagai pembuktian kekuatan FU15FA Bina Sentra tidak hanya di sektor belakang. Seperti diketahui di tiga laga sebelumnya (18/2) mereka "hanya" bermain imbang dengan skor imbang tanpa gol.

"Persiapan selama dua minggu kemarin memang kami perbaiki soal finishing anak-anak. Alhamdulillah hasilnya efektif saat jumpa HWSC," terang Hendra, staf pelatih FU15FA Bina Sentra U-9.




"Saat jumpa Bhayangkara Tigaraksa FS, kami memang melakukan rotasi pemain. Meski hasilnya hanya imbang 1-1, saya lihat semangat juang anak-anak semakin terasa apalagi saat sedang tertinggal. Beruntung Asril Marzuki mampu cetak gol lagi," sambung Hendra.



Asril Marzuki memang jadi superhero untuk FU15FA Bina Sentra pada akhir pekan lalu. Bagaimana tidak, gol semata wayang ke gawang Hizbul Wathan Soccer Club berasal dari kakinya. Saat jumpa Bhayangkara Tigaraksa FS, ia menjadi penyelamat saat menyamakan kedudukan tepat di menit ke-30.

Hal itu juga yang membuat Hendra kagum dengan aksi Asril. Jelas, nilai tinggi diberikan untuk anak asuhnya tersebut.

"Asril salah satu talenta terbaik yang dimiliki tim U-9. Ia punya fighting spirit tinggi dan skill teknik dengan power sangat menawan," jelas Hendra.



"Sudah satu tahun anak ini gabung di FU15FA Bina Sentra, penampilannya cukup konsisten termasuk saat menjalani proses latihan hingga ia bisa sampai di skuat untuk IJL Mayapada 2018 ini. Tanpa mengesampingkan pemain lain, saya ingin beri nilai sembilan untuk Asril. Kontribusinya besar sekali," tambah Hendra.




Meski demikian, Hendra tak mau sepenuhnya FU15FA Bina Sentra terlalu bergantung pada Asril. Ia meyakini semua pemain layak mendapat nilai sembilan.

"Kalau kami selalu menghindari istilah pemain bintang. Sepak bola kerjasama tim jadi semua bisa ikut berperan. Sekarang ada Asril, semoga rekan-rekan lainnya terus termotivasi memberikan kontribusi yang sama. Anak-anak bisa lebih berkembang lagi, kami harus menjaganya," tandas Hendra.






  • Tags

Top Categories

Popular News

Pembagian Hadiah & Closing Indonesia Junior Angkasa