Tembok Baja untuk Jenderal CCFA




IJL.Com- Kualitas jenderal lapangan Cipta Cendikia FA, M Rafly I Selang jadi perhatian pelatih KMJR Cilegon, Harmawan Hidayat. Bidik poin penuh, tebus rasa penasaran.

Persiapan serius terus dilakukan anak-anak Ksatria Merak Junior (KMJR) Cilegon jelang kembali berlaga di pekan keenam IJL Mayapada U-13 Grup Sensation. Tidak main-main, dalam proses latihan mereka digeber lewat laga ujicoba dengan tim yang punya level umur satu tingkat di atasnya.

Tradisi itu memang sudah lama dipegang KMJR demi menempa mental bertanding Fauzul Iman dan kawan-kawan. Soal hasil di papan skor urusan belakangan.

"Alhamdulillah kali ini kami bisa berlatih sesuai jadwal dan Minggu yang lalu sempat menggelar pertandingan uji coba dengan skuat U-14, walaupun hasil akhir kalah namun pola permainan dan kerjasama tim sudah semakin terlihat baik," jelas Harmawan Hidayat, pelatih KMJR.



"Selain itu di luar teknis kami mendapat doa sekaligus dukungan penuh dan motivasi dari coach Eli, beliau salah satu kepelatihan dari Cilegon United," tambah Awank sapaan akrab Harmawan Hidayat seraya tersenyum.





Sebagai seorang pelatih, Awank memang harus lebih lincah memberi motivasi untuk anak asuhannya mengingat persaingan di gelaran IJL Mayapada U-13 akan semakin sengit tiap pekannya. Minggu (18/11), KMJR sendiri akan bertemu Cipta Cendikia FA (CCFA).

CCFA sendiri tengah diselimuti aura positif pasca kemenangan atas Maesa Cijantung (2-0) di pekan sebelumnya. Tim asuhan Yance Putra itu juga masih belum terkalahkan dan kini bertengger di peringkat kelima klasemen Grup Sensation.

"Saya sudah lihat rekaman video pertandingan mereka," ujar Awank.



"Gaya permainan Cipta Cendikia terlihat baik terutama tendangan bola mati mereka yang sangat berbahaya, saya sudah pesan ke anak-anak agar meminamalisir pelanggaran di sekitar area garis gawang," jelas fans berat Arsenal tersebut.



Salah satu pemain yang mendapat catatan dari Awank tak lain M Rafly I Selang. Bisa dibilang pemain bernomor punggung delapan itu adalah poros permainan tim CCFA. Seorang jenderal lapangan dalam keadaan bertahan ataupun menyerang.

Awank memang sudah mencium Rafly bisa jadi pembeda di atas lapangan nanti. Karena itu ada beberapa strategi demi menghentikan langkah pemain yang sudah menyumbang satu gol dan satu assist untuk CCFA tersebut.

"Saya lihat skill dan speed pemain CCFA semua hampir merata dan kalau diminta menyebutkan salah satu nama mungkin kami harus waspadai motor mereka yaitu Rafli," ucap Awank.



"Selain speed, dia punya defend dan akurasi passing ball yang sangat baik, makanya untuk bola-bola mati dia selalu dipercaya sebagai algojonya," tambah Awank sembari mengacungkan jempol tanda kekaguman.



Meski demikian, Awank sepatutnya tidak perlu khawatir. Berkaca dari laga terakhir kontra Stoni Indonesia, koneksi lini tengah sekaligus belakang KMJR perlahan terus menunjukkan kualitasnya. 

Tidak heran, target tiga poin diusung Awank. Setidaknya ada rasa penasaran yang ingin anak-anak Kota Baja tuntaskan.

"Alhamdulillah kami punya pemain belakang cukup kuat. Kolaborasi antara Iman, Raka dan yang lainnya mudah-mudahan bisa menghentikan serangan cepat CCFA," jelasnya.



"Tentunya target ada yaitu poin penuh yang masih kami dambakan. Laga perdana kami kalah 0-1 melawan ASTAM, lalu kemarin imbang 0-0 kontra Stoni dan mungkin jatah menangnya didapat saat jumpa CCFA ya," pungkas Awank seraya tersenyum.







  • Tags

Top Categories

Popular News

Pembagian Hadiah & Closing Indonesia Junior Angkasa