Terapi Kejut untuk Salfas, CISS Parkir Bus?




IJL.Com- Tak ada kata minder dalam kamus CISS Soccer Skill saat jumpa Salfas Soccer di pekan keempat IJL Mayapada U-13 Grup Sensation, Minggu (4/11). Ada sinyal kuat, Andhika Saputra dan kawan-kawan siap beri kejutan.

Kekalahan dari FU15FA Bina Sentra di laga perdana IJL Mayapada U-13 Grup Sensation sudah dilupakan anak-anak CISS. Sang pelatih, Dedi Suryaman kian menyadari kekurangan anak asuhnya di atas lapangan saat itu.

Utamanya adalah soal penyelesaian akhir. Saat jumpa FU15FA Bina Sentra memang terlihat jelas kaki para pemain CISS sering gemetar saat peluang emas menghampiri.

"Kondisi anak-anak semakin prima untuk laga akhir pekan nanti. Kami persiapkan dengan betul-betul maksimal. Insya Allah lebih berbuah positif," tutur Dedi.



"Termasuk soal finishing, alhamdulilah dalam beberapa latihan terakhir ada progres lebih meningkat," tambahnya.



Tugas berat memang harus dihadapi CISS di pekan keempat IJL Mayapada U-13. Salfas Soccer yang di pekan sebelumnya pesta gol ke gawang B24HABS akan jadi lawan mereka.

Namun Dedi tidak mau ambil pusing. Menurutnya, Salfas bukan tim yang tidak bisa dikalahkan. Namun ia mengakui harus ada beberapa syarat kudu dipenuhi pasukannya di atas lapangan.

Ada sebuah sinyal CISS ingin memberi terapi kejut untuk Tedja Kusuma dan kawan-kawan. Dedi pun yakin anak didiknya tidak akan minder meski Salfas datang dengan catatan sensasional.

"Menghadapi tim seperti mereka harus benar-benar dalam kondisi prima. Semangat, kerja kerja keras dalam bertanding serta disiplin penuh. Hadapi dengan tenang dan selalu fokus," terang Dedi.


"Dan saya yakin dengak anak-anak CISS, mereka semua bisa mengatasi Salfas," tegas sang pelatih.







Sama seperti pekan sebelumnya, CISS akan datang dengan skuat gemuk. Tidak hanya bermodal materi pemain beberapa strategi khusus juga sudah disiapkan Dedi. 

Tanpa ragu, Dedi membeberkan akan membuat barisan gelandang Salfas sedikit "menderita" di atas lapangan. Skema gerendel lini belakang jadi salah satu caranya.

"Kami akan turun dengan kekuatan penuh. Serangan Salfas harus diantisipasi sejak mereka pegang bola, tekan dan balik ambil kendali. Ada beberapa formula untuk menghentikan mereka, kami siapkan skema 5-3-2," ungkap Dedi.


"Saya yakin dengan etos kerja keras, pertandingan nanti akan berjalan menarik," tandas Dedi.




  • Tags

Top Categories

Popular News

Pembagian Hadiah & Closing Indonesia Junior Angkasa