Vabian Wijdan: Termotivasi Lukis Papan Skor Lagi




IJL.Com- Memutus lima kekalahan beruntun Tangerang FC U-13 jadi tekad seorang Vabian Wijdan. Dikejar-kejar rindu penuh aroma deja vu.

Pekan ke-15 Indonesia Junior League U-13 yang sedianya digelar pada Sabtu (20/2) terpaksa ditunda karena kendala faktor cuaca ekstrem. Salah satunya menghadirkan laga Tangerang FC kontra Metro Kukusan.

Meski demikian, pemain Tangerang FC, Vabian Wijdan tak lantas jadi uring-uringan. Fokusnya tetap satu yakni menjaga performa agar tidak kedodoran begitu sampai di medan laga yang sesungguhnya.

"Program latihan tim pasti juga ada kendala, diantaranya lapangan jadi becek karena musim hujan. Tapi kami tetap berlatih, mau panas atau hujan ya tetap berlatih dan terus berlatih," ujar Vabian.



"Saya terkadang juga menambah porsi latihan di rumah, ya hitung-hitung menjaga performa," sambung pemilik nomor punggung 16 tersebut.



Menengok tabel klasemen IJL U-13 Grup C Sensation, Tangerang FC saat ini masih terjebak di peringkat kedelapan dengan koleksi 10 poin dari enam laga. Seperti diketahui, pasca memetik kemenangan di laga pertama kontra Ragunan SC, Vabian dan kawan-kawan seperti kehabisan "bahan bakar".

Vabian mengakui derasnya ombak badai persaingan turut mempengaruhi performa Tangerang FC. Namun ia juga tidak memungkiri ada celah-celah mengitari tim yang bermarkas di Lapangan LP Pria Anak, Daan Mogot itu.

"Mungkin sebabnya karena di tim kami ini ada beberapa pemain yang jarang latihan bersama. Ya maklum juga sedang ada pandemi Covid-19. Tapi sekarang alhamdulilah, sudah mulai ramai lagi," tutur Vabian seraya tersenyum.



"Lima kali kekalahan beruntun benar-benar jadi pelajaran, kami terus berusaha memperbaikinya, yang terdekat ya pas laga melawan Metro Kukusan," tegas Vabian seraya berjanji.



Selain berusaha membawa Tangerang FC keluar dari lorong gelap, Vabian juga punya misi pribadi. Usut punya usut, ia memang sudah kepalang rindu mencatatkan namanya di papan skor lagi.

Meski berposisi sebagai seorang bek, Vabian memang punya kapasitas menjadi pembeda sekaligus penentu. Kemampuannya melepaskan tendangan lewat eksekusi bola mati terbilang cukup mumpuni.

Masih segar dalam ingatan, gol indah yang Vabian cetak ke gawang Ragunan. Dari sepak pojok, tendangan pisang ia luncurkan hingga membuat mata IJLovers terbelalak.

"Oh iya pasti rindu bikin gol lagi. Tapi saya rasa tendangan itu masih jauh dari kata sempurna," tutur Vabian seraya merendah.

"Saya ingin mengembalikan lagi tendangan yang sama saat jumpa Metro Kukusan, tapi kali ini harus lebih sempurna," tandas Vabian seraya tersenyum lepas.



  • Tags