Ali Hafizh Rajab: Bekerja dalam Sunyi, Meredam Api dalam Sekam




IJL.Com- Catatan nir-kebobolan di babak Champions 16 Besar Indonesia Junior League U-11 seraya jadi bukti kualitas jempolan penjaga gawang Alba FC, Ali Hafizh Rajab. Ketagihan meredam api dalam sekam. 

Alba membuktikan kelasnya sebagai salah satu tim favorit juara di kancah IJL U-11 musim ini. Bagaimana tidak, pada babak Champions  16 Besar yang berlangsung pada Minggu (20/6), tim besutan Fahroji tersebut sukses melumat lawan-lawannya. 

Total ada sembilan gol didulang Alba dari tiga laga. Hebatnya lagi catatan clean-sheet alias nir-kebobolan juga mereka bukukan. Betul-betul paket komplet. 

Wahyu Shulton muncul lagi sebagai aktor protagonis. Total ada tujuh gol dibawa pulang predator berdarah dingin.  Namun kurang afdol rasanya mengulas hegemoni Alba tanpa menengok kontribusi salah satu penjaga gawang mereka yakni Ali Hafizh Rajab.

Jika Wahyu menggila saat mengoyak jala gawang lawan, Hafizh pun tak mau kalah. Serangan FU15FA, Pelita Jaya School, Laskar Pelangi Soccer yang bagai api dalam sekam ia redam dengan begitu elegan. 

"Dulu posisi saya sebenarnya penyerang. Sekarang jadi kiper malah jauh lebih tertantang. Asik aja kalau banyak diserang," seru Hafizh. 

"Tidak ada resep apa-apa sih supaya bisa tampil prima. Kuncinya kalau sebagai kiper ya hanya jaga titik fokus saja," sambung Hafizh seraya tersenyum lebar. 



Faktanya Hafizh tak hanya piawai menjinakkan serangan lawan. Berungkali akurasinya saat melepaskan tendangan gawang memudahkan rekan-rekan setimnya mencuri ruang. Kekuatan kaki kiri bernilai jual mahal.

Ya, Hafizh bagai bekerja dalam sunyi disamping meredam api dalam sekam. 76 gol yang ditorehkan Alba sepanjang 22 laga sejatinya tak lepas dari campur tangan pemilik nomor punggung 34 tersebut. 

"Tiap Wahyu atau teman lainnya bikin gol pasti saya ikut senang. Karena kalau menang atau kalah kan dirayakan bersama-sama," tegas Hafizh. 

"Di awal kompetisi saya juga ga kepikiran Alba bisa sekuat ini," tambahnya. 



Hafizh juga tak mau besar kepala. Ia meyakini performa apiknya di bawah mistar gawang tak bisa lepas dari soliditas benteng pertahanan Alba yang memang begitu disiplin menjaga kedalaman. 

Di babak Champions 8 Besar alias fase perempatfinal, Alba akan ditantang B24HABS. Keduanya pernah bertemu di babak penyisihan grup dimana saat itu Hafizh Cs unggul dengan skor dua gol tanpa balas. 

"Kalau sama bek, saya selalu jaga komunikasi. Lini belakang juga sangat kompak dan solid jadi saya bisa merasa lebih enjoy," ujarnya.



"Saya tidak mau pilih-pilih lawan, menurut saya semua sama saja. Jadi tidak ada yang paling ingin saya temui karena semua harus siap ditemui," tandas Ali. 



  • Tags