Bukber ala Si Pitung, Dari Kerang Hijau Sampai Final Liga Champions




IJL.Com- Menjalani puasa selama bulan Ramadan dilalui skuat Giras FC dengan cara berbeda. Fokus beribadah, anak-anak Si Pitung untuk sementara menepi dari atas rumput hijau.

Setiap tim kontestan IJL Mayapada 2018 memang punya cara-cara berbeda menyiasati program latihan selama bulan puasa. Giras FC contohnya, tim asal Jakarta Utara itu sengaja memilih meliburkan anak asuhnya.

"Kebetulan kita memang libur total selama puasa, latihan baru akan dimulai lagi pada 22 Juni," sebut manajer tim Giras FC, Rudi Susanto.



Bisa dibilang, anak-anak Si Pitung saat ini tengah menikmati libur panjangnya. Namun Rudi meyakini ada alasan khusus di balik itu semua. Kebijakan yang tidak dapat diganggu-gugat sejak Giras FC berdiri.

"Kami ingin memberikan kesempatan ke anak-anak untuk fokus ibadah puasa. Sejak Giras FC berdiri kami memang sudah melakukan hal ini," ujarnya.


"Tapi 2018 ini agak sedikit berbeda, libur setelah lebaran biasanya dua minggu tapi kami potong jadi seminggu," tambah salah satu pendiri Giras itu.





Meski demikian, tidak bertatap muka selama bulan Ramadan bukan berarti tali silaturahmi Si Pitung jadi terputus. Tradisi buka puasa bersama tetap mereka gelar.

Tepat pada Minggu (3/8), acara itu digelar. Terselipnya hidangan khas Jakarta Utara salah satunya kerang hijau makin memantapkan suasana.

"Tiap tahun kita selalu adakan buka puasa bersama bersama anak didik juga orangtua siswa disamping manajemen, pengurus juga pelatih," ucap Rudi.




"Selalu bawa makanan sendiri-sendiri, langsung saja deh digelar bareng. Paling ditunggu kalau ada yang bawa kerang hijau dimasak sayur kuning. Cepat habisnya, saya saja ga kebagian," tambahnya seraya tertawa lebar.





Layaknya bulan yang penuh berkah, siraman rohani pun didapatkan keluarga besar Giras FC. Selalu ada untaian doa mengalir untuk Adli Ari Saputra dan kawan-kawan. 

"Kami juga undang ustadz untuk isi tausiah Ramadan. Ya sembari kasih motivasi juga ke bocah-bocah karena sedikit nyinggung  soal final liga Champions, semoga ada yang bisa seperti Mohamed Salah," terang Rudi sambil tersenyum.


"Setelah tausiah, buka puasa, ibadah shalat magrib berjamaah tetap ya ngobrolin bola lagi. Diskusi dan susun agenda Giras ke depan," sebutnya.





Ya, meski memilih total meliburkan diri selama bulan Ramadan, kekompakan anak-anak Giras FC di dalam hingga luar lapangan memang tidak bisa diragukan lagi. Saat berlaga di IJL Mayapada 2018 dan mendapat jadwal bertanding di pagi hari misalnya, suara kokok ayam kompak membangunkan mereka untuk bergegas menuju Lapangan Puspiptek. Tidak lupa perjuangan Si Pitung saat itu selalu diawali dengan sholat subuh berjamaah.







  • Tags