'Deja Vu' di Laga M'Private Soccer School versus Ragunan Soccer School




IJL.Com- Laga bernuansa deja vu akan dirasakan M'Private Soccer School pada pekan ketiga Grup A Phenomenon IJL Mayapada 2018 (U-11). Bertemu ASTAM dan Ragunan Soccer School, tim asal Cileungsi itu punya senjata rahasia dalam diri tujuh pemain mereka.

Skor tipis 1-0 atas Garuda Muda Soccer Academy di laga perdana IJL Mayapada 2018 sudah cukup membuat pelatih M'Private Soccer School, Mulyadi tersenyum. Meski ia mengakui ada beberapa eksperimen yang kurang berjalan cukup baik di atas lapangan kemarin.

"Alhamdullilah, saya rasa hasil 1-0 sudah cukup. Tidak mudah bermain di laga pembuka apalagi lawan yang dihadapi adalah Garuda Muda Soccer Academy, mereka sangat bagus," ujar Mul.


"Kemarin ada beberapa penyegaran formasi saya lakukan termasuk mendorong Kimiko Sadiya menjadi seorang penyerang, karena memang di M'Private Soccer School setiap pemain harus bisa main dua posisi. Tapi sayang kurang berjalan baik, Kimiko masih bingung dan ragu dengan tugasnya tersebut. Anak ini sebenarnya cerdas dan mampu bersaing dengan teman-temannya yang laki-laki. Pekan ketiga, ia akan tempati pos aslinya sebagai winger," seru Mul.


Di pekan ketiga nanti, laga yang akan lebih banyak "menguras keringat" memang akan dihadapi M'Private Soccer School. Dua tim besar yakni ASTAM dan Ragunan Soccer School siap menjadi lawan Azizu Milanesta dan kawan-kawan.

Duel ini sendiri sarat dengan aroma kompetisi IJL musim lalu. Seperti diketahui M'Private gagal melaju ke partai puncak setelah di babak semifinal ditekuk ASTAM (0-1). Beruntung di perebutan posisi tiga besar mereka mampu meraih kemenangan atas semifinalis lainnya yang tak lain adalah Ragunan Soccer School.


"Ragunan SS dan ASTAM, lawan yang sangat baik dan kuat. Kami sudah pernah bertemu mereka musim lalu. Insya Allah, anak-anak bisa main lepas dan lebih percaya diri," tegas Mul.


Beruntung bagi Mulyadi, sebagian pemain yang ada di skuat IJL Mayapada 2018 ini sudah pernah merasakan momen-momen tersebut. Tercatat ada tujuh nama disebutnya hingga diharapkan punya motivasi berlipat di atas lapangan nanti.

"Kebetulan ada enam pemain di IJL 2017 lalu yang kini masih ada di skuat M'Private Soccer School U-11. Selain Kimiko tentunya terdapat nama Azizu Milanesta, Muhammad Zihad Al Givary, Muhammad Gilang Ramadhan, Gesvin Pradipta, Clevio Naufal Iffathra dan terakhir M Farras Agnia Fikri yang sekarang bermain sebagai kiper," beber Mul.







"Tujuh anak itu pasti punya motivasi tambahan di pekan ketiga nanti," tegas pelatih All Stars IJL 2017 tersebut.


Salah satu calon lawan M'Private Soccer School, Ragunan SS sendiri nampak sudah tidak sabar kembali bertemu dengan M'Private Soccer School. Mereka juga punya motivasi sama setelah di pekan pertama kemarin ditekuk ASTAM (0-1). 

"Insya Allah siap ambil poin untuk pekan ketiga nanti, untk pekan pertama anak-anak masih demam panggung  sehingga baru di babak kedua permainan lawan ASTAM bisa berkembang , tapi untuk besok mereka sudah siap," terang Jojo.



Walau demikian, Jojo tidak ingin terlalu membani anak asuhnya dengan target terlalu tinggi. Falfasah nothing to lose tetap ia utamakan agar M Salman Alfarid dan kawan-kawan tampil enjoy.

"Kami lebih ingin menambah mentalitas dan jam terbang anak-anak. Semoga 30 pemain yang kami daftarkan adalah modal terbaik kami bisa ambil banyak pelajaran di kompetisi IJL Mayapada 2018 ini," ujar Jojo.




Di IJL Mayapada 2018, Ragunan Soccer School U-11 memang jadi tim yang paling banyak membawa pemain. Bukan tidak mungkin, "skuat gemuk" tersebut akan jadi andalan mereka untuk bisa berada di trek kemenangan mulai pekan ketiga nanti.



"Bintang Tujuh" M'Private Soccer School versus "Skuat Gemuk" Ragunan Soccer School? Siapa akan lebih unggul? Menarik untuk disaksikan.




  • Tags