KMJR Serasa Terbang di Awang-awang




IJL.Com- Bak terbang di awang-awang, ucapan syukur tidak henti dipanjatkan skuat KMJR Cilegon usai memastikan tiket fase knock-out 16 Besar IJL U-13. Meski demikian, anak-anak Kota Baja tak boleh larut dalam euforia. 

Suasana hati keluarga besar KMJR tengah berbunga-bunga. Bukannya tanpa sebab mengingat Sabtu akhir pekan lalu, tiket fase knock-out 16 Besar sukses mereka bawa pulang ke Cilegon.

Di laga terakhir babak penyisihan Grup Sensation, KMJR saat itu memang harus mengakui keunggulan Maesa Cijantung dengan skor 3-4. Meski demikian kekalahan Brazilian Soccer School dari Salfas Soccer sudah cukup untuk mengantarkan anak-anak Kota Baja ke babak selanjutnya.

Tidak heran sepanjang perjalanan dari Sawangan ke Cilegon yang ada hanya senyum lepas tak henti keluar dari wajah Fauzul Iman dan kawan-kawan. Perjuangan selama sembilan bulan, bermandi keringat berbasuh tangis diganjar dengan buah manis.

"Alhamdulillah, sampai saat ini kami pun masih belum percaya bisa lolos ke fase knock-out 16 Besar mengingat performa negatif di awal kompetisi," ujar sang pelatih, Harmawan "Awank" Hidayat.



"Luar biasa, perjalanan berliku-liku rasanya terobati, satu yang pasti kami merasa hutang budi dengan Salfas Soccer," tutur Awank lagi.



Meski demikian, Awank sudah mewanti-wanti agar anak asuhnya tidak larut dalam euforia. Perbaikan demi perbaikan terus ia rancang guna menambal kelemahan skuat didikannya.

Di laga fase-knockut 16 Besar nanti, KMJR sendiri akan jumpa Garec's, Sabtu (6/7). Laga super berat tentunya mengingat tim asal Cengkareng tersebut juga dikenal dengan gaya permainan militan.

101 persen tenaga tentunya kudu dikeluarkan KMJR saat berhadapan dengan Garec's. Bisa dibayangkan betapa dahsyatnya laga jika kedua tim dengan gaya militan bertempur di atas rumput hijau.

"Insya Allah, kami akan menggeber latihan fisik di pasir pantai dan melakukan laga ujicoba kontra Persic Cilegon U-15 tim Suratin," tegas Awank.



"Saya sudah tekankan ke anak-anak agar tidak lama-lama larut dalam euforia, buktikan kalau KMJR lolos tidak hanya modal beruntung. Tim kelas wahid yaitu Garec's sudah menunggu, jangan kenal kata lengah," tandas Awank.



  • Tags