Lanjutkan Euforia Derby




IJL.Com- Laskar Pelangi Soccer tengah dilanda euforia usai kemenangan di laga derby. Selanjutnya giliran Pro: Direct Academy siap dibungkam.

Poin penuh saat jumpa Satria Muda FA di laga bertajuk Derby Pasar Kemis benar-benar membuat Laskar Pelangi Soccer kian pede menatap derasnya kompetisi IJL Mayapada U-13. Harus diakui, euforia tengah melanda Anang Aditya dan kawan-kawan.

Aura positif tidak hanya dirasakan para pemain. Manajemen tim hingga sang pelatih, Saprano pun ikut larut dalam euforia.

"Bersyukur dan terima kasih kepada anak-anak karena apa yang saya instruksikan sudah berjalan dengan baik. Ada kebanggaan tersendiri dari seluruh elemen tim mampu mengalahkan saudara tua," ujar Saprano.



Meski demikian, tidak ada kata berleha-leha untuk anak-anak Laskar Pelangi. Kemenangan atas SMFA sendiri ditegaskan sang pelatih, bukannya tanpa catatan.

Utamanya soal penyelesaian akhir di depan gawang lawan. Sapran mengatakan ini jadi pekerjaan rumah yang terhitung besar untuk dirinya. 

"Kami masih terus matangkan finishing dan combination play terutama ketepatan anak- memaksimalkan peluang sekecil apapun, tiga pertandingan kemarin terutama melawan Satria Muda itu yang benar-benar jadi catatan saya," tegas Sapran.





Sapran memang menyadari perjalanan anak asuhnya masih akan terasa sangat panjang. Tentunya ia tidak mau euforia poin tiga di laga derby justru jadi senjata makam tuan.

Kembali berpijak ke bumi, begitulah nia Laskar Pelangi. Ada euforia yang ingin dilanjutkan namun tak sampai membuat mereka lupa daratan.

"Saya sampaikan ke anak-anak jangan cepat puas karena kompetisi masih panjang, banyak yang harus dibenahi setiap latihan," ujar Sapran.



"Kami siap lanjutkan euforia, semoga anak-anak tetap semangat dan tidak takabur saat bermain," tambah sang juru taktik.






Kesempatan Laskar Pelangi melanjutkan euforia cukup terbuka mengingat calon lawan mereka yakni Pro: Direct Academy datang dalam keadaan sedikit pincang. Seperti diketahui, Haekal Pascal dan kawan-kawan baru saja menelan pil pahit saat di laga sebelumnya harus mengakui keunggulan Indonesia Rising Star (0-2).

Meski demikian, Sapran meyakini hal tersebut bukan jadi garansi timnya dengan mudah menggulung PDA. Tim asuhan Nur Ichwan itu sendiri menurutnya punya kekuatan sangat merata di segala lini.

"Mereka tim yang bagus, hampir semua pemain merata di lininya masing-masing," ujar Sapran.





"Tapi kami sudah atur strategi membongkar pertanahan mereka. Saya amati betul permainan PDA dengan video pertandingan saat jumpa IRS, ada celah buat Laskar Pelangi Soccer meraih kemenangan. Intinya jangan sampai takabur," ujar Sapran.



  • Tags

Top Categories

Popular News

Pembagian Hadiah & Closing Indonesia Junior Angkasa