Gelombang Pertama Dirilis, IJL U-9 dan U-11 Siapkan Persaingan Sengit

by admin on 8 months ago




IJL.Com- Kompetisi Indonesia Junior League untuk kategori U-9 dan U-11 akan kembali berputar di musim 2019. Diperkirakan total lebih dari 60 tim ikut serta ambil bagian.

Di tengah bergulirnya kompetisi level U-13, hingar-bingar pagelaran Indonesia Junior League (IJL) akan kembali disibukkan dengan menggelar pertandingan di kategori U-9 dan U-11. Sama seperti musim sebelumnya, antusiasme yang membludak harus membuat operator liga putar otak.

Kesiapan tim kontestan dari segi kepelatihan, manajemen hingga materi pemain tetap jadi syarat paling utama. Tak hanya itu, track-record tiap SSB jadi hal yang tidak bisa dipisahkan.

"Tim 7 yang berisi anggota komite Indonesia Junior League sudah mulai bekerja untuk melakukan proses verifikasi dalam dua bulan terakhir, hasilnya di gelombang pertama ada 17 tim (U-9) dan 19 (U-11) pegang tiket ke IJL 2019," terang CEO IJL, Rezza Mahaputra Lubis.



"Gelombang pertama mayoritas memang masih diisi SSB IJL edisi 2018 artinya ada rekam jejak positif jadi landasan penting. Proses penentuan faktor utama adalah attitude manajemen dan orangtua, lalu kedua yakni kesiapan tim dan prestasi terkait, kemudian pertimbangan dalam hal pembinaan, dan yang terakhir dalam faktor psikologis dan loyalitas. Kami harap bisa berlanjut seterusnya di musim yang baru nanti karena semua ada penilaian dan skornya masing-masing," ujar Rezza.




Tugas Tim 7 sendiri masih belum berhenti. Rezza mengatakan masih ada sekitar lebih dari 10 slot "diperebutkan".

"Ada beberapa tim dari Serang, Bandung, Purwarkarta dan Karawang yang tadinya ingin bergabung namun dengan banyak pertimbangan, IJL masih berkonsentrasi dulu untuk tim wilayah Jabodetabek. Keluarga IJL makin bertambah besar, saya pastikan ada banyak kejutan nantinya di gelombang kedua dan ketiga," jelasnya.





Stadion Mini Cisauk di Kabupaten Tangerang pun sudah disiapkan sedemikian rupa menjadi venue pertandingan. Area yang strategis hingga faktor penunjang dari segi teknis sampai non-teknis diyakini akan membuat atmosfer IJL U-9 dan U-11 nanti akan terasa lebih berbeda dibanding musim-musim sebelumnya.

"Tiap musimnya IJL selalu berbenah dari segala sisi, 2019 ini ada Stadion Mini Cisauk yang kami poles hingga nantinya bisa menjadi arena terbaik anak-anak unjuk kebolehan. Kenyamanan dalam bermain tetap jadi komitmen IJL, kami tidak mau asal pilih venue pertandingan," tegas Rezza.









"Proses screening pemain rencananya akan kami lakukan Februari," tandas Rezza.





2018 lalu ASIOP Apacinti keluar sebagai jawara U-9 kala di partai final sukses menekuk CISS Soccer Skill lewat drama 3 on 3. Sementara untuk U-11 ada Putra Sejati yang mengangkat tinggi-tinggi trofi champions usai mengandaskan perlawanan ASTAM lewat skor tipis.



Gelombang Pertama:


 (U9)


1. ASTAM

2. Salfas Soccer

3. Ragunan Soccer School

4. ASIOP Apacinti

5. FU15FA Bina Sentra

6. M'Private Soccer School

7. All Star Galapuri

8. CISS

9. BMIFA

10. Pro:Direct Academy

11. Pelita Jaya SS

12. Indonesia Rising Star

13. Metro Kukusan

14. GMSA

15. Maesa Cijantung

16. Ocean Stars

17. Serpong Jaya




(U11)


1. ASTAM

2. Salfas Soccer

3. Ragunan Soccer School

4. ASIOP Apacinti

5. FU15FA Bina Sentra

6. M'Private Soccer School

7. All Star Galapuri

8. CISS

9. BMIFA

10. Pro:Direct Academy

11. Pelita Jaya SS

12. Putra Sejati

13. Giras FC

14. Gagak Rimang

15. Maesa Cijantung

16. Ocean Stars

17. Serpong Jaya

18. GMSA

19. Indonesia Rising Star



  • Tags