Maesa Cijantung U-9 Seperti Mesin Diesel

by admin on 2 months ago




IJL.Com- Mengunci gelar peringkat ketiga terbaik di kompetisi IJL Mayapada 2018 (U-9) bukan sesuatu yang buruk untuk tim debutan seperti Maesa Cijantung. Sayang memang Ale Putra Fathir dan kawan-kawan sering terlambat panas.

Terlambat panas. Maesa Cijantung U-9 tampil dengan determinasi tinggi di babak semifinal champions IJL Mayapada 2018 akhir pekan kemarin. Sempat tertinggal 0-3 dari ASIOP Apacinti, mereka langsung mengejar hingga mampu memperkecil kedudukan menjadi 2-3.

Sayang memang waktu pertandingan jugalah yang menghentikan misi Maesa Cijantung ke partai puncak. Mereka harus merelakan tiket final ke ASIOP yang pada akhirnya keluar sebagai tim juara usai menekuk CISS Soccer Skill.

"Saya kira ini sudah hasil terbaik untuk Maesa bisa finis di peringkat ketiga. Cukup baik sekali," ujar Steve.



"Sayang memang saat laga semifinal kami kalah start," tambahnya lagi.





Tak ada sama sekali raut kecewa di wajah Steve Davis, juru taktik Maesa saat melihat sepak terjang anak asuhnya di atas lapangan. Setidaknya ada gelar hiburan mereka dapatkan usai mencatatkan kemenangan dengan skor 2-0 atas Pelita Jaya di babak perebutan tempat ketiga.

Faktanya memang saat jumpa Pelita Jaya, laju Maesa seperti tak terhenti. Tanpa ampun mereka terus membombardir pertahanan pasukan Sawangan. Jauh berbeda kala bertemu ASIOP Apacinti terutama saat interval pertama.

"Ya itulah kekurangan tim saya kalau diawal-awal pertandingan selalu telat panasnya," ujar Steve tersenyum.



"Tapi kalau sudah di pertandingan selanjutnya baru enak mainnya, seperti waktu lawan Serpong Jaya di babak penyisihan grup dimana saat itu tim saya kalah skor telak. Dan kemarin saat jumpa ASIOP, kiper utama baru sembuh dari cedera," tambah Steve.



Menyebut nama anak didik, Steve tak ragu menyebut Ale Putra Fathir dan Beel Jacksem layak dapat raport terbaik. Ia meyakini dua pemain andalannya itu selalu konsisten dari tahun ke tahun.

"Ada dua yang mau saya sebut yaitu Ale dan Beel. Kalau kita bicara konsistensi permainan ya tentu dua nama tersebut. Semoga di musim berikutnya ada Rasya Firlian Saputra, ketiganya pilar Maesa," tandas Steve.



  • Tags