Pegang IJL All Stars, Mulyadi Alami Deja Vu




IJL.Com- Diberi tongkat komando IJL All Stars U-13 Grup Phenomenon, Mulyadi bak ketiban runtuh. Deja vu terbang ke awang-awang.

Label tua-tua keladi alias makin tua makin jadi nampaknya memang begitu layak disematkan untuk pelatih M'Private Soccer School, Mulyadi. Selain sukses mengantarkan tim asuhannya ke partai puncak IJL U-13, pria berusia 53 tahun tersebut juga berhasil mengantongi tongkat komando juru taktik skuat All Stars U-13 Grup Phenomenon.

Mul seperti sedang berada di alam mimpi saat mendengar namanya masuk dalam daftar rilisan pelatih IJL All Stars. Ya, kaget bukan kepalang.

"Alhamdulillah. Sangat senang, surprise, bersyukur, ya campur aduk rasanya. Sampai hari ini pun seperti masih belum percaya," ujar Mul.



"Kompetisi IJL U-13 sangat baik, diisi sama tim-tim hebat jadi sudah pasti dibarengi dengan deretan pelatih tak kalah hebat pula," tambahnya lagi.



Faktanya, "kursi empuk" pelatih IJL All Stars bukanlah sesuatu yang asing untuk Mulyadi. 2017 lalu saat masih membesut M'Private Soccer School U-11, dirinya juga pernah meracik kekuatan anak-anak terpilih dalam laga perang bintang. Masih terekam jelas kala dirinya bersua Robin Meilast dari ASTAM.

Praktis, Mul seperti mengalami fenomena deja vu. Aroma harum yang pernah ia hirup di Lapangan Angkasa Pura 2 kini berpindah ke Nirwana Park Sawangan.

Meski demikian, Sabtu nanti dirinya juga akan jauh lebih sibuk mengingat M'Private harus bentrok dengan Garec's di partai grand-final. Namun, tidak ada istilah ambil pusing untuk seorang Mulyadi.

"Bedanya yang pasti dari segi permainan ya, waktu 2017 kan masih level grassroot nah sekarang level permainan di atas lapangan kan sudah 11 vs 11 jadi ya jelas tantangannya akan jauh lebih besar. Ya tapi tak bisa dipungkiri seperti mengalami deja vu sih," ujar Mul seraya tersenyum.



"Sabtu nanti saya juga disibukkan partai final, pastinya sudah ada kerangka pola pendekatan berbeda untuk skuat IJL All Stars dan M'Private," tambah Mul kembali mengumbar senyum.





Skuat IJL All Stars sendiri akan menjalani sesi latihan dan perkenalan pemain diselingi laga ujicoba pada Kamis, (22/8) di Lapangan Nirwana Park Sawangan mulai pukul 15.00 WIB. Mul sendiri mengakui sudah tidak sabar berada di tengah-tengah Alief Apikri dan kawan-kawan.

"Saat pertama dapat berita, saya sudah mulai mengikuti profil pemain-pemain yang masuk daftar skuat IJL All Stars Grup Phenomenon," ujar Mul.

IJL All Stars U-13 Grup Phenomenon; Filosofi Holopis Kuntul Baris

"Ingin sekali cepat berada di tengah-tengah mereka. Pemain-pemain ini calon idola saya. Setiap pertandingan, saya mencatat beberapa anak yang bermain bagus disiplin di posisinya dan tepat sekali apa yang disodorkan oleh tim talent scouting IJL, betul-betul ketat," ujar Mul.



M'Private sendiri jadi tim yang paling produktif menyumbangkan pemainnya ke skuat IJL All Stars Grup Phenomenon. Tercatat ada empat wajah mentereng disana dalam diri Bima Aidil (kiper), Romeo Fedta Milano (bek sayap kiri), Rizki Fadillah (bek sekaligus gelandang bertahan) sampai Bagas Prayoga (winger).


  • Tags