Rizky Aditya: Usung Gelora 'Sweet Revenge'




IJL.Com- Bek Sparta U-13, Rizky Aditya ogah menelan pil pahit untuk yang kedua kalinya saat jumpa Pelita Jaya Soccer School. Berharap cuaca mendukung demi menggenapkan 'sweet revenge'. 

Rizky Aditya menjadi salah satu tokoh sentral di balik kesuksesan Sparta melenggang ke babak perempatfinal alias fase knock-out 8 Besar Indonesia Junior League U-13. Performanya yang begitu solid sebagai palang pintu memaksa barisan penyerang Brazilian Soccer School LFA gigit jari. 

Ganjaran setimpal layak Rizki dapatkan. Label jajaran pemain terbaik fase knock-out 16 Besar IJL U-13 berhak dibawa pulang bek bernomor punggung empat tersebut. 

"Saya sendiri sebenarnya kurang puas dengan performa saat melawan Brazilian. Seharusnya, kami bisa menambah gol karena banyak peluang datang. Salah satunya saat sundulan saya memanfaatkan sepak pojok yang hanya melambung ke atas," ujar Rizky. 



Rizky memang seperti ingin memberi sinyal tak mau tenggelam dalam pujian. Apalagi sang pelatih, Muhammad Husen berulangkali menyebut gaya permainan Sparta belum cukup mengundang banyak senyum alhasil kudu banyak-banyak berkaca.

Yang menarik, di babak perempatfinal yang bakal terhelat pada Sabtu (26/6), Sparta akan berjumpa dengan Pelita Jaya Soccer School. Keduanya pernah bertemu saat fase penyisihan grup dimana Rizky dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan 'The Young Guns' lewat skor tipis 0-1 melalui gol sepakan 12 pas Handaru Hanugra.

Praktis, titik-titik kekuatan Pelita sudah dikantongi Rizky. Mitigasi bencana dipersiapkan sejak jauh-jauh hari sebelum peluit kick-off lantang berbunyi mengingat secara mental dan strategi, Yoga Lelo Cs bukan tim "kemarin sore".

"Tidak banyak pemain Pelita yang harus dikawatirkan namun saya akui serangan balik mereka sangat berbahaya," ujar Rizky. 



"Saat itu cuacanya hujan jadi lapangan berat dan kurang maksimal. Jadi saya berharap pada Sabtu nanti semesta lebih mendukung," tambah Rizky seraya tersenyum. 



Berkaca dari laga sebelumnya, Sparta bisa dibilang memang lebih mendominasi jalannya pertandingan. Namun faktanya, Pelita lebih cerdik mendikte alur permainan. 

Rizky pun tak ragu menggelorakan panji-panji 'sweet revenge'. Menelan pil pahit untuk yang kedua kali tak ada dalam kamusnya. 

"Coach Husen selalu meminta kami untuk tidak anggap remeh lawan. Itu pelajaran berharga yang saya petik waktu kalah dari Pelita saat babak penyisihan grup lalu. Lebih baik fokus berlatih dan mau kerja keras di atas lapangan," tegas Rizky. 

"Video rekaman pertandingan pastinya bisa jadi alat agar kejadian sama tidak terulang," tandas Rizky. 





Berikut Jadwal & Bagan IJL U-13:







  • Tags