Status Juara Bertahan Indonesia Junior League Tidak Membuat Salfas Soccer U-9 di Atas Angin

by admin on 1 year ago


Indonesiajuniorleague.com -  Punya label sebagai juara bertahan kompetisi Indonesia Junior League tidak membuat Salfas Soccer U-9 berada di atas angin. Sedikit kekurangan stok gelandang melimpah seperti musim lalu menjadi PR tersendiri untuk sang pelatih, Khoirul.

Salfas Soccer U-9 sudah siap untuk kembali mengarungi ajang IJL Mayapada 2018. Dari sisi non-teknis, motivasi mereka dipastikan lebih berlipat dengan status juara bertahan yang digenggam.


Hal itu terlihat dari sisi persiapan tim jelang kick-off IJL Mayapada dibunyikan. Meski masih diterpa beberapa “masalah klasik”, skuat Salfas Soccer U-9 secara keseluruhan sudah siap untuk mempertahankan gelar.

  

“Insya Allah, saya akan tetap menangani Salfas Soccer U-9 sama seperti tahun lalu,” terang sang pelatih, Khoirul.


“Persiapan sampai saat ini sudah 85 persen. Kendala masih sama seperti tahun sebelumnya dimana jadwal latihan anak-anak terkadang tidak bisa bareng karena ada dari mereka yang masuk sekolah di siang hari,” tambahnya.


Meski demikian, Khoirul juga menegaskan kembali naik podium bukan target utama tim asuhannya. Secara pribadi, ia mengaku pun tidak terbebani dengan status timnya sebagai sang juara bertahan.

“Jujur, raihan tahun lalu tidak membuat saya merasa terbebani. Ya, tidak ada beban. Tapi yang jelas anak-anak termotivasi mengulang prestasi seperti 2017 kemarin. Tapi kami tidak ingin terlalu jemawa, tetap disiplin dan kerja keras,” tegasnya lagi.

 

Kesuksesan Salfas Soccer U-9 saat menjuarai IJL 2017 memang bukannya tanpa kebetulan belaka. Selain pemainnya banyak ditempa jam terbang tinggi, kualitas wahid nama-nama seperti trio gelandang Al-Akmal-Rakha Lubis jadi faktor penting. Belum lagi soal kehadiran Rafly (kiper) dan Rizky (bek) saat itu di lini belakang.

Bedanya, di musim 2018 nanti, Khoirul menyebutkan ia masih punya PR manakala timnya masih kekurangan stok gelandang mumpuni layaknya 2017 lalu. Meski demikian, hal itu tak menyurutkan optimismenya kembali mengibarkan bendera Salfas Soccer setinggi-tingginya pada gelaran IJL Mayapada.

 

“2018 ini anak-anak U-9 memang beda dibandingkan tahun lalu dimana kami punya stok pemain tengah melimpah dan sangat mumpuni. Karena itu, target awal saya rasa bisa masuk delapan besar saja sudah bagus. Selanjutnya, program latihan dan jam terbang di atas lapanga nanti akan tetap menentukan,” tandas Khoirul.


  • Tags