Sukabumi Pro Soccer Bukan Mengejar Mimpi di Siang Bolong




IJL.Com- Tidak malu untuk banyak-banyak berkaca menjadi salah satu kunci performa tokcer anak-anak Sukabumi Pro Soccer U-13. Ada dua mimpi kudu dikayuh.

Poin demi poin terus didulang armada Sukabumi Pro Soccer saat berlaga di kancah Indonesia Junior League U-13 musim 2020/2021. Dua pekan terakhir, periode positif tengah meliputi tim besutan Hendi Gunawan.

Di awal kompetisi, anak-anak Sukabumi Pro Soccer sebenarnya sempat malu-malu menunjukkan tajinya. Bagaimana tidak, mereka harus dipermak dengan skor 0-5 saat melakoni laga pembuka kontra Sparta. Selanjutnya terpaksa mengakui keunggulan M'Private Soccer School (1-3).

Lambat laun, Royhan dan kawan-kawan bangkit perlahan-lahan menghirup nafas segar. Jauh-jauh dari Sukabumi jelas enggan pulang dengan tangan hampa apalagi cepat-cepat gulung tikar. 

Momentum dicapai, dua kemenangan beruntun dirogoh saat bentrok kontra BMIFA dan Putera Utama Tambun. Peluang untuk lolos ke fase knock-out 16 Besar bukan mimpi di siang bolong.

"Alhamdulillah ada progres. Kami banyak mengambil evaluasi dari pekan-pekan sebelumnya. Tujuannya lebih kepada siapa dan dimana," ungkap Hendi.



"Evaluasi siapa pemain dan dimana posisinya menjadi rencana obyektif saat latihan. Alhamdulillah anak-anak menyadari hal tersebut, ingin berlatih dan mau belajar," sambung Hendi seraya tersenyum lebar.



Di laga terakhir tepatnya saat pekan ke-14 IJL U-13, Minggu (10/1), Sukabumi Pro Soccer dengan pedenya menggasak Putera Utama Tambun lewat skor 5-0. Hasil yang membuat Hendi terkejut bukan kepalang.

Sukabumi Pro Soccer tampil tanpa celah sepanjang 2x25 menit jalannya laga kontra Putera Utama Tambun. Praktis, tim lawan dipaksa untuk lebih banyak pasrah bertahan.

"Hasil dari analisa itu yang menjadi faktor keberhasilan pekan kemarin. Yang tidak kalah penting tentu peranan manajemen tim serta orangtua pemain yang tak pernah berhenti memberikan dukungan," ujar Hendi.

"Dua jam sebelum pertandingan saya secara khusus memanggil Royhan (kapten tim) dan Robi Faturrahman (striker). Ada motivasi berlebih saya bangun untuk keduanya. Soal hattrick yang dicetak Robi, jujur saya tidak kaget tapi untuk kemenangan lewat skor 5-0 itu yang tidak menyangka," tambah Hendi.



Tak dapat dipungkiri, Robi adalah ikon Sukabumi Pro Soccer di kancah IJL U-13. Sejauh ini sudah ada sembilan gol disumbangkan pemain bernomor punggung sembilan tersebut hingga mampu bertengger di puncak top-skorer bersama striker SMPIT Taruma, Pascal Triandra.

Sebelum peluit kick-off IJL U-13 musim ini dibunyikan, Robi sempat menggaungkan mimpinya untuk meraih gelar sepatu emas sebagai lambang supremasi raja gol. Sekarang hal tersebut seperti menjadi suntikan stimulus ke rekan-rekan setimnya.

"Saya dan semua pemain sekarang memang konsen pada pencapaian Robi. Menurut saya tidak ada yang tidak mungkin jika Robi ingin mencapai prestasi tersebut," tutur Hendi.

"Tidak lupa, konsen pencapaian untuk tim agar bisa berada di peringkat yang lebih baik tentu juga jadi acuan utama," tandas Hendi.



Di tabel klasemen sementara Grup A Phenomenon, Sukabumi Pro Soccer saat ini berdiri di peringkat ketujuh dengan koleksi 16 poin dari tujuh laga. Masih ada dua pertandingan tersisa bisa dimanfaatkan jika ingin lolos ke fase knock-out 16 Besar yang masih sangat terbuka lebar.

  • Tags