Tak Ada Rotan Akar Pun Jadi, Sparta Belum Habis




IJL.Com- Sempat terguncang pasca gagal lolos ke partai final Indonesia Junior League U-13, pasukan Sparta mulai menyatukan nyali lagi. Tak ada rotan akar pun jadi. 

Misi Sparta untuk menggondol trofi juara lambang supremasi tertinggi gelaran IJL U-13 musim ini pupus sudah. Pasalnya di laga semifinal, Rifal dan kawan-kawan secara mengejutkan takluk dari GRT dengan skor 0-2.

Saat itu Sparta bisa dibilang memang tampil tidak seperti biasanya. Alih-alih mendominasi permainan, alur serangan mereka justru dengan mudah didikte tim lawan. Ya, anak asuh Muhammad Husen ibarat terlalu cepat kehabisan bensin. 

Walaupun demikian, manajer Sparta yakni Ahmad Sartono enggan terlalu banyak mencari kambing hitam. Pulang dengan kepala tertunduk kudu disikapi dengan kepala dingin dan lapang dada. 

"Kami memang kehabisan tenaga karena selang beberapa hari sebelumnya mayoritas pemain ikut seleksi Piala Suratin di salah satu klub Liga 3. Namun apapun alasannya, itu semua sudah hasil kerja keras anak-anak karena mereka sudah berjuang sekuat tenaga untuk menang. Saya sangat mengapresiasinya," tutur Tono. 



"Memang pemain sempat ngedrop setelah memetik pelajaran mahal. Namun kekalahan kemarin bukan tanggung jawab anak-anak. Saya yang harus menanggungnya," sambung pria yang akrab disapa Om Polos itu seraya pasang badan. 





Nasi sudah menjadi bubur. Sparta tak boleh terlalu lama berkubang dalam rasa bimbang. Tugas di atas rumput hijau memanggil lagi. 

Seperti diketahui, laga perebutan tempat ketiga akan terhelat pada Sabtu (24/10). Prima Soccer School menanti. Duel adu nyali, seberapa kuat mental juara ditempa. 

Tono sendiri menjanjikan pasukan Sparta belum habis. Berangkat ke medan laga, selesaikan sampai titik keringat penghabisan. 

"Laga perebutan tempat ketiga menjadi alternatif untuk Sparta. Saya dan coach Husen tak henti menyirami anak-anak motivasi. Nyala api tak kenal padam, Sparta belum habis," tegas Tono. 



"Ada istilah tak ada rotan akar pun jadi. Bukan bermaksud plin-plan tapi semangat untuk juara terlanjur menyala, jadi kami pantang menyerah sampai peluit terakhir dibunyikan," tandas Tono. 




  • Tags