Terpleset di Dua Laga Awal, Pelatih PDA U-9 Akui IJL Mayapada 2018 Jauh Lebih Sulit

by admin on 1 year ago




IJL.Com- Kekalahan dari Abstrax FA dan CISS Soccer Skill membuat pelatih Pro: Direct Academy, Imam Ibnu Aqil kian terbayang peta persaingan kompetisi IJL Mayapada 2018. Menghadapi Indonesia Rising Star dan Bhayangkara Tigaraksa FS  akan jadi momentum sejauh mana Chaska Oliver Nugroho dan kawan-kawan memelihara target lolos ke 8 Besar.

PDA U-9 benar-benar menjadi incaran tim lawan di kompetisi IJL Mayapada 2018. Datang dengan status peringkat ketiga terbaik musim lalu, mau tak mau banyak kontestan lain yang berlomba-lomba membekuk tim asuhan Imam Ibnu Aqil tersebut.

Dua minggu lalu tepatnya di pekan kedua Grup B Sensation IJL Mayapada 2018, hal itu benar-benar terjadi. Menjadi tim unggulan saat jumpa Abstrax FA dan CISS Soccer Skill, skuat PDA justru terpleset. 

Tak mau hal tersebut kembali terulang, segala evaluasi dan persiapan matang terus dilakukan tim pelatih. Dari rapuhnya lini pertahanan sampai kurang tajamnya sektor depan jadi catatan sang juru taktik, Imam Ibnu Aqil.

"Persiapan akhir pekan nanti kami lebih mengasah lagi apa yang anak-anak dapat saat latihan hingga bisa diaplikasikan dengan baik saat laga digelar. Saya ingin mereka lebih enjoy dengan instruksi yang diberikan," tutur Imam.



"Sebagai pelatih, saya juga punya banyak PR membenahi organisasi permainan mereka dari semua lini berkaca dari dua laga kemarin. Ini memang jadi tugas dan tanggung jawab saya agar anak-anak bisa lebih berkembang secara lebih positif tiap pekannya ," tambah pelatih asal Tegal, Jawa Tengah tersebut.





Imam memang menyadari tugasnya kian berat mengawal PDA U-9 di kompetisi IJL Mayapada musim 2018 ini. Peta persaingan ia akui jauh lebih ketat daripada 2017 lalu.

"Ya saya akui kekuatan setiap kontestan 2018 ini lebih solid, sangat solid sekali. Kemampuan setiap pemain terlihat jelas lebih merata," ujar Imam.





Meski demikian, Imam meyakini tim asuhannya belum mau mengibarkan bendera putih. Lolos ke 8 Besar disebutnya masih jadi target awal untuk menjaga semangat anak didiknya.

"Tapi saya selalu punya harapan agar PDA U-9 bisa mengulang rezeki musim lalu saat tembus 8 besar. Semua pemain selalu melengkapi, ya semoga saja ya," ucap salah satu dari lima pelatih terbaik IJL 2017 tersebut.




Akhir pekan nanti PDA U-9 akan jumpa Indonesia Rising Star dan Bhayangkara Tigaraksa FS. Menarik ditunggu sinyal tim yang bermarkas di Karang Tengah, Lebak Bulus itu untuk berada di trek positif.





  • Tags